Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Lantunan nada-nada kecewa

Posted by freddysetiawan on March 12, 2008

Aku kesal dan benar-benar merasa kecewa. null

Bagaimana tidak, tim kesayanganku Inter Milan harus tersingkir dari persaingan merebut piala paling bergengsi di benua biru Eropa. Liga Champions. Hasil pertandingan semalam benar-benar menyesakkan dada. Inter kembali kandas di tangan tim asal Inggris, Liverpool dengan angka 0-1 sehingga secara aggregat inter kalah 0-3.

Sayang keajaiban itu tidak terjadi, padahal meski tertinggal 0-2 di Anfield, aku merasa yakin dan percaya, keajaiban akan terjadi dan Inter mampu memetik kemenangan yang lebih spektakuler, seperti yang dialami tahun 1965. Tapi sekali lagi, sungguh disayangkan. Keajaiban itu tidak terjadi.

Inter, yang baru saja merayakan perayaan ultah yang telah mencapai umur 1 abad, memang tidak kalah dalam permainan tadi malam. Namun perbandingan 10-11 terlalu berat untuk dilewati. Kartu kuningnull ke-dua buat Burdisso yang berujung dengan kartu merah null, membuat perjuangan Inter semakin berat dan sulit. Inter pun harus kandas. Untuk musim ini, perjuangan Inter untuk digdaya di Eropa harus pupus.

Lantunan nada-nada kecewa masih terasa, begitu dalam dan tajam. Mungkin aku terlalu berharap lebih. Tapi aku tidak menyesalinya. Seperti kata yang pernah aku ucapkan “Bermimpilah meraih bintang-bintang, biarpun gagal, setidaknya kita sudah berada di langit”. Sebuah kata yang mampu memotivasiku untuk mau menggapai hal-hal yang besar, sehingga tergeraklah hasrat di dalam dada untuk melakukan sesuatu yang lebih besar dibandingkan yang sekarang aku lakukan.

Ah… biarlah kekecewaan ini menjadi bumbu bagiku untuk semakin termotivasi untuk lebih mencintai Inter. Toh, aku sendiri juga sudah terlalu sering dikecewakannull, kepercayaan dan cinta yang aku berikan dikhianati begitu saja. Ia hilang selamanya dan ia pergi. Menyedihkan. Setidaknya tidak saat ini, dengan orang yang begitu aku cintai saat ini, aku begitu yakin dan percaya dengannya, karena sekali lagi aku sudah memberikan kepercayaan kepadanya sepenuhnya…… Dan aku berharap tidak lagi dikecewakan, karena aku yakin, kalau aku jatuh lagi, mungkin aku akan hancur berkeping-keping. Jatuh dari lantai 10 sichnull. Mampus dech. Apalagi batinku telah malas menyanyikan lagu “Munajat Cinta”-nya The Rock.

Aku terus berharap dapat menemukan kebahagian dan kesuksesan. Jangan sampai aku terus bermain dalam lantunan nada-nada kekecewaan.

3 Responses to “Lantunan nada-nada kecewa”

  1. Koran Saya said

    saya juga sedih dengan hasil Inter Milan, padahal prediksi saya Inter menang 3-0.

  2. Yah… tampaknya Tuhan belum berkehendak Inter dapat merajai Eropa.

  3. […] by freddysetiawan on May 12, 2008 Aku benar-benar kecewa, Ambisi Inter Milan untuk memastikan gelar juara Seri A di kandang sendiri, Minggu (11/5) kemarin […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: