Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Cintaku Tertinggal di Malaysia

Posted by freddysetiawan on March 16, 2008

Seorang sahabat tampak galau dengan kondisi asmaranya saat ini, sedikit ia berbagi cerita denganku.

Fred, gue benar-benar lagi bingung nich“.

Kenapa lagi?“.

Ingat gak cewek yang bulan lalu di Gundar?“.

Hmmm…..” Dengan tampang sok mikir null “Ya..ya.. Emang kenapa dengan dia?“.

Sejak waktu itu, sebenarnya kami udah mulai sering komunikasi, akhirnya sempat beberapa kali jalan bareng“.

Najis… Gak bagi-bagi… Makan sendiri-sendiri loe null. CURANG !!!”.

Hehe...null” Dia tertawa licik.

“Ah… Baguslah, nge-Bandot terus loe jadinya, ntar kalau ketahuan tau rasa dech

Gue sich cuma ngebantuin tugas dia kemarin tuch, tapi inilah dunia, gue menemukan banyak hal menarik dari dia, humornya, kebaikannya dia, gak tau, secara hati naluriah, gue mulai ngerasa nyaman aja sama dia null“.

SEMPRUL….null, terus yang itu mau loe kemanain? Teganya dirimu“.

Itu yang masih menjadi bahan pertimbangan, gue bingung, masing-masing punya keasikan tersendiri, sulit melepas keduanya null Sekarang aja gue lagi kangen sama dia“.

Buset… Emang sich, kalo cari yang sempurna gak bakalan dapat, ya udah, poligamreng aja sana“.

Demikianlah sedikit petikan dialog tidak penting dari 2 anak manusia. Namun ada 1 hal yang terpikirkan usai dialog tersebut, mengingatkan pada lirik sebuah lagu yang berjudul “Cintaku Tertinggal di Malaysia“-nya Dewa 19, tentang kegelisahan batin yang dialaminya ketika ia menemukan sosok wanita yang baru, tapi di lagu ini, si cewek ada di negeri seberang.

Dewa 19 – Cintaku Tertinggal di Malaysia

Tak pernah kusangka jauh dari kamu membuat aku menderita
Sejak pertama bertemu denganmu di negaramu yang indah
Aku disini mengenang kamu meski aku tak lagi sendiri
Kumulai berpikir untuk tinggalkan kekasihku dijakarta

Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di malaysia
Haruskah aku kembali untuk bersamamu

Duhai kekasihku
Haruskah kutinggalkan semuanya
Yang kumiliki untuk hidup bersamamu

Mungkin kah kamu cinta terakhirku
Mungkin kah kamu cinta matiku
kumulai berpikir untuk tinggalkan kekasihku dijakarta

Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di malaysia
Haruskah aku kembali untuk bersamamu

Duhai kekasihku
Haruskah kutinggalkan semuanya yang kumiliki
Untuk kuserahkah hidupku
Untuk kuserahkan matiku

Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di malaysia
Untuk hidup bersamamu

Berilah aku satu keyakinan untuk, kekuatan untuk, kesungguhan untuk bisa tinggalkan semua untukmu

Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di malaysia
Haruskah aku kembali utk bersamamu

Duhai kekasihku
Haruskah kutinggalkan semuanya yang kumiliki
Untuk kuserahkah hidupku
Untuk kuserahkan matiku

Duhai kekasihku
Cintaku tertinggal di malaysia
Untuk hidup bersamamu

4 Responses to “Cintaku Tertinggal di Malaysia”

  1. dEEt said

    hhmm..
    jd yg punya kekasih di Malaysia tuh sp sih fred??
    *binun*

    gak usah jauh2 punya pacar sampe ke Malay.. *slh fokus*
    cintailah produk lokal..!!😆
    hwkekekeke..

  2. siapa ya?
    gak tau, yang nyanyiin or nyiptain lagu ini kali…

    hehe
    setuju. kalo yang sama-sama melayu sich mending indonesia aja, tapi kalo dapat yang arab or bule juga boleh :))

  3. ismi said

    hwhhha…ada2 aja ni yang bkin blog

  4. Andri said

    malaysia itu indah, bersih. siapa pun yang udh pernah kesana pasti pengen lagi k sana…
    lagi pula banyak jg loh cew yg kyk arab2 gt d malaysia…
    hehehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: