Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Menyibak Sejenak Tentang Air

Posted by freddysetiawan on March 22, 2008

Hari ini 22 Maret, bertepatan dengan hari air sedunia.

Ck..Ck.. null air pun punya hari sendiri, membuktikan bahwa betapa pentingnya air bagi kehidupan kita. Tapi coba sejenak kita renungkan, apakah kita semua manusia di muka bumi ini mendapat kesempatan yang sama untuk dapat mencicipi salah satu anugerah Allah tersebut. Sungguh disayangkan….. Air bersih sangat sulit didapatkan..

Mari sejenak kita membahas tentang air

Air merupakan unsur utama bagi hidup kita di planet ini. Kita mampu bertahan hidup tanpa makan dalam beberapa minggu, namun tanpa air kita akan mati dalam beberapa hari saja. Dalam bidang kehidupan ekonomi modern kita, air juga merupakan hal utama untuk budidaya pertanian, industri, pembangkit tenaga listrik, dan transportasi.

Semua orang berharap bahwa seharusnya air diperlakukan sebagai bahan yang sangat bernilai, dimanfaatkan secara bijak, dan dijaga terhadap cemaran. Namun kenyataannya air selalu dihamburkan, dicemari, dan disia-siakan. Hampir separo penduduk dunia, hampir seluruhnya di negara-negara berkembang, menderita berbagai penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan air, atau oleh air yang tercemar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, 2 miliar orang kini menyandang risiko menderita penyakit murus yang disebabkan oleh air dan makanan. Penyakit ini merupakan penyebab utama kematian lebih dari 5 juta anak-anak setiap tahun. Sementara di Indonesia, baru 40% penduduk Indoesia yang dapat menikmati air bersih, sungguh disayangkan, padahal kita yang berada di negara kepulauan ini dikelilingi oleh air-air disekeliling kita, betapa bumi kita sudah tercemar?

Sumber-sumber air semakin dicemari oleh limbah industri yang tidak diolah atau tercemar karena penggunaanya yang melebihi kapasitasnya untuk dapat diperbaharui. Kalau kita tidak mengadakan perubahan radikal dalam cara kita memanfaatkan air, mungkin saja suatu ketika air tidak lagi dapat digunakan tanpa pengolahan khusus yang biayanya melewati jangkauan sumber daya ekonomi bagi kebanyakan negara.

Banyak orang memang memahami masalah-masalah pencemaran dan lingkungan yang biasanya merupakan akibat perindustrian, tetapi tetap saja tidak menyadari implikasi penting yang dapat terjadi. Sebagian besar penduduk bumi berada di negara-negara berkembang; kalau orang-orang ini harus mendapatkan sumber air yang layak, dan kalau mereka menginginkan ekonomi mereka berkembang dan berindustrialisasi, maka masalah-masalah yang kini ada harus disembuhkan. Namun bagaimanapun masalah persediaan air tidak dapat ditangani secara terpisah dari masalah lain. Buangan air yang tak layak dapat mencemari sumber air, dan sering kali tak teratasi. Ketidaksempurnaan dalam layanan pokok sistem saluran hujan yang kurang baik, pembuangan limbah padat yang jelek juga dapat menyebabkan hidup orang sengsara. Oleh karena itu, meskipun makalah ini memusatkan diri terutama pada air dan sanitasi, dalam jangka panjang akan sangat penting memikirkannya dari segi pengintegrasian layanan-layanan lingkungan ke dalam suatu paket pengelolaan air, sanitasi, saluran, dan limbah padat yang komprehensif.
Air merupakan elemen yang paling melimpah di atas Bumi, yang meliputi 70% permukaannya dan berjumlah kira-kira 1,4 ribu juta kilometer kubik. Apabila dituang merata di seluruh permukaan bumi akan terbentuk lapisan dengan kedalaman rata-rata 3 kilometer. Namun hanya sebagian kecil saja dari jumlah ini yang benar-benar dimanfaatkan, yaitu kira-kira hanya 0,003%. Sebagian besar air, kira-kira 97%, ada dalam samudera atau laut, dan kadar garamnya terlalu tinggi untuk kebanyakan keperluan. Dari 3% sisanya yang ada, hampir semuanya, kira-kira 87 persennya,tersimpan dalam lapisan kutub atau sangat dalam di bawah tanah.

Tapi apa kenyataannya? Saat ini, saudara-saudara kita di berbagai belahan bumi, kita kesulitan menemukan Air Bersih. Sungguh disayangkan air yang melimpah di depan mata tidak dapat dinikmati. Marilah sama-sama kita tidak lupa bersyukur atas nikmat Allah yang telah kita dapatkan.

Pada hari Air sedunia tahun ini, dengan tema “sanitasi lestarikan air dan lingkungan”, AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) mengadakan seminar Penanggulangan Pencemaran Badan Air Sungai melalui Program Total Sanitation and Sanitation Marketing (TSSM) pada 17-19 Maret 2008

Dalam seminar ini turut membahas masih banyaknya penduduk membuang air besar di sembarang tempat termasuk sungai sementara sungai sendiri masih menjadi sumber air utama penduduk. Hal ini akan menyebabkan pencemaran air sungai, meningkatkan biaya pengolahan air minum yang berujung pada peningkatan tarif PDAM, dan peningkatan biaya kesehatan masyarakat.

Seminar hasil kerjasama Departemen Kesehatan dan WSP Bank Dunia ini, diadakan diskusi interaktif dengan masyarakat salah satu desa di sebuah Kabupaten yang telah berhasil mencapai tahap Open Defecation Free (ODF), yang berarti tidak ada lagi penduduk BAB sembarangan. Sementara keluaran dari seminar ini berupa rencana aksi penerapan TSSM pada daerah sepanjang sungai.

Semoga saja seminar kali ini dapat membuat kita semakin menghargai air dan tidak mencemarinya lagi. Mari kita selamatkan Air.

One Response to “Menyibak Sejenak Tentang Air”

  1. A lot of thanks for all of your effort on this web page. My aunt takes pleasure in carrying out internet research and it’s obvious why. Almost all learn all concerning the lively manner you present good tips and hints via your web blog and welcome participation from website visitors about this matter then our favorite princess is without question studying a lot. Take pleasure in the rest of the new year. You have been performing a dazzling job.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: