Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Archive for April, 2008

Menguak Nilai Persahabatan

Posted by freddysetiawan on April 30, 2008

Banyak postingan-ku selama ini yang menceritakan fenomena atau kejadian tertentu, sebuah kata-kata semangat, curahan hati ataupun sesuatu yang tak jelas dimulai dari sebuah pertemuan, pembicaraan dengan seorang sahabat ataupun ada seorang sahabat yang menemani.

Entahlah, mungkin mereka adalah salah satu sumber imajinasi dalam hidupku ataupun mereka adalah salah satu karunia Tuhan yang dapat memberikan inspirasi bagiku untuk berkreasi.

Itulah kenapa hari ini aku menuliskan sebuah tulisan tentang PERSAHABATAN

Kata sahabat adalah sebuah kata yang menandakan bahwa manusia adalah makhluk sosial, namun demikian besar arti sebenarnya dari sebuah persahabatan sehingga membuatnya begitu berarti. Kadang sahabat dapat membuat hari-hari yang kita lalui benar-benar indah dan memiliki banyak cerita, namun kadang juga sahabat membuat kenangan terburuk untuk kita sepanjang hidup. Itulah keindahan persahabatan, membuat setiap perjalanan hidup kita semakin berwarna, baik dikala indah ataupun dikala buruk.

Aku punya sebuah persepsi bahwa persahabatan tidak boleh diakhiri dengan sebuah kata cinta, dan persepsi itu sudah menjadi prinsip. Itulah kenapa aku tidak mencari seorang wanita yang lebih kurang seangkatan untuk menjadi pengisi hatiku.

Namun, aku juga tidak bisa mempungkiri bahwa hal yang bertentangan tersebut banyak terjadi disekitarku. Dan aku selalu berharap agar aku tidak menjadi bagian dari itu, sebab aku ingin menempatkan arti sahabat sebenar-benarnya sahabat, dalam proses pencarian cinta sejati, ia bisa pergi, namun persahabatan tidak.

Dalam wikipedia, Persahabatan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Hal ini memusatkan perhatian pada pemahaman yang khas dalam hubungan antar pribadi. Dalam pengertian ini, istilah persahabatan menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada alturisme. Selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka.

Hehe.. Ini turut aku hadiahkan sebuah foto persahabatan.

Aku juga coba melampirkan sebuah tulisan Khalil Gibran tentang Sahabat,

SAHABAT

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mendapat imbangan.
Dialah ladang hati, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih.
Dia pulalah naungan sejuk keteduhanmu, sebuah pendiangan demi kehangatan sukmamu.
Karena kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian.
Bila dia bicara, menyatakan fikirannya, Kau tiada menakuti bisikan “tidak”.
Di kalbumu sendiri pun kau tiada takut melahirkan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam, terbungkam tanpa bicara, Hatimu tiada kan henti, mencoba menangkap bahasa hatinya, karena dalam rangkuman persahabatan, tiada perlu kata.
Segala fikiran, harapan dan keinginan, dicetuskan bersama dan didukung bersama dengan sukacita yang utuh, meskipun tiada disimpan.
Di saat berpisah dengan teman, kau tiada kan berduka cita, sebab apa yang paling kau kasihi darinya, amatlah mungkin lebih cemerlang dari kejauhan, sebagaimana sebuah gunung, nampak lebih agung, dari tanah ngarai daratan.

Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan, kecuali saling memperkaya kejiwaan, Sebab kasih yang masih mengadung pamrih. Di luar misterinya sendiri. bukanlah kasih, namun jaring yang ditebarkan. Hanya akan menangkap yang tiada diharapkan.
Persembahkanlah yang terindah demi persahabatan.
Jika dia harus tahu musim surutmu, Biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Sebab, siapakah sahabat itu, hingga kau hanya mendekatinya, untuk bersama sekedar akan membunuh waktu?
Carilah ia, untuk bersama menghidupkan sang waktu! sebab dialah orangnya untuk mengisi kekuranganmu. Bukannya untuk mengisi keisenganmu dalam kemanisan persahabatan.
Biarkanlah ada tawa-ria kegirangan, berbagi duka dan kesenangan, sebab dari titik-titik kecil embun pagi. Hati manusia menghirup fajar hari, dan menemukan gairah segar kehidupan.
Benar-benar kata yang dalam dan penuh makna.

Kawan-kawan semua…Aku harap kalian membaca ungkapanku ini

Kalian adalah perhiasan yang langka
Kalian membuatku tertawa & memberiku semangat
Kalian bersedia mendengarkan jika itu aku perlukan
Kalian selalu menunjang, mendukung & membuka hatiku

Kawan-Kawan
Sungguh aku menyukai kalian
Sungguh aku menyanyangi kalian
Tanpa kalian hidupku sepi dan hampa
Tanpa kalian aku tak akan menjadi aku yang sekarang

Keindahan persahabatan adalah bahwa kamu tahu kepada siapa kamu dapat mempercayakan rahasia” (Alessandro Manzoni)

Terima Kasih Kalian telah menjadi Temanku

Friends
come in all sort of sizes and types

A friend might be skinny
or fat
or tall
or short
or big headed
or has a big tummy
or is black
or afraid
or white (ghost ???)

Althought friends come in many sizes and types
as long as they have…
a smile
a sincere heart
a mind with good intentions

You are my friends
but not just normal friends
but friends forever

No matter what happens, as long as you have a SMILE, a SINCERE HEART and a GOOD MIND, our friendship will be forever!!

Don’t judge a book by it’s cover! The contents is the most important!

Sebagai penutup aku hadiahkan sebuah puisi tentang persahabatan

Running through the meadow
Laughing at the sky
Opening our hearts
Letting sorrow fly

Picking up the flowers
Strew along our way
Blessing all the sunshine
Warming up our day

Laughter dancing gaily
Freeing all our woes
Feeling soft and dewy grass
Drying all our tears

Hand in hand we wandered
Across the lonely field
Showing a heavy harvest
With happiness its yield

Treasure your friendship!

Advertisements

Posted in Hanya Sebatas Coretan, Motivasi dan Inspirasi, Sebuah Perjalanan | Tagged: , | 4 Comments »

Pesan Singkat Persahabatan

Posted by freddysetiawan on April 29, 2008

Banyak dan terlalu sering aku dan mungkin kita semua mendapat berbagai pesan persahabatan, baik melalui pesan di milis, situs komunitas, Short Message di handphone, messenger, komentar di blog dan berbagai fasilitas lainnya yang semakin banyak di zaman yang semakin maju ini.

Kadang dan seringnya aku tidak sempat membalas ataupun mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat sekalian, aku benar-benar minta maaf, hal itu bukan karena aku tidak menghargai persahabatan yang telah terjalin, tapi karena keterbatasan waktu dan kesibukan yang datang menghampiri. Namun dari lubuk hati yang paling dalam, aku ingin mengatakan terima kasih telah menjadi sahabatku.

Dalam kesempatan kali ini, aku coba tuliskan beberapa pesan dari sahabat yang pernah dikirimkan kepadaku:

Aku gak berharap jadi orang penting dalam hidupmu.
Itu permintaan yang terlalu besar, aku cuma berharap suatu hari nanti kalau kamu dengar namaku, kamu tersenyum dan bilang “Dia sahabatku”

dan

Indahnya dunia hanya sementara,
indahnya cinta hanya seketika,
indahnya mimpi tak pernah pasti,
indahnya persahabatan akan selamanya abadi 🙂

dan

Matahari boleh hilang diganti bulan
Tapi kamu tak boleh hilang Coz gak ada yang dapat menggantikanmu

dan

Jika hati adalah istana, maka persahabatan adalah segalanya, ketulusan adalah mahkota, kejujuran adalah harta, kesetiaan adalah hadiah yang terindah..
Senyum sahabat adalah keabadian untuk selamanya ^-^ 😉

dan

Sweet words are easy to say,
Sweet things are easy 2 buy,
But sweet people are difficult to find.
Life ends when U stop dreaming,
Hope ends when U stop believing,
Love ends when U stop caring,
Friendship ends when U stop sharing.
So share this with whom ever U consider a friend.
To love without condition,
To talk without intention,
To give without reason,
And to care without expectation
is the heart of a truefriend…

Dalam kesempatan kali ini, aku coba tuliskan sebuah pesan, yang aku dedikasikan buat seluruh sahabat-sahabat tercinta.

AtoZ of You My Friends

Accept me as i am
Believe me
Call me just to say “hi”
Don’t give up on me
Envision the whole of me
Forgive my mistake
Give unconditionally
Help me
Invite me over
Just “be” with me
Keep me close at heart
Love me for who I am
Make a difference in my life
Never judges
Offer support
Pick me up
Quiet my fears
Raise my spirit
Say nice things about me
Tell me the truth when i need to hear it
Understand me
Value me
Walk beside me
Xplain things i don’t understand
Yell when I won’t listen
Zap me back reality

Thank you for being such a good friend

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Sebuah Pesan Persahabatan Tak Berjudul

Posted by freddysetiawan on April 28, 2008

Suatu hari, seorang sahabat yang berasal dari Sumatera Utara mengirimkan pesan melalui instant messenger. Pesan ini dikirim ketika aku sedang off, sehingga ketika aku online, tiba-tiba saja pesan ini aku terima dan terbaca. Entah gerangan ada angin apa, tiba-tiba ia mengirimkan 2 pesan ini. Hari ini aku coba tuliskan dalam lika-liku perjalanku yang panjang ini.

assalamualikum wr wb.
Persahabatan yang sejati akan membawa keridnuan yang abadi.
Sesungguhnya persahabatn itu lebih unggul dari percintaan, tanpa persahabatan, percintaan akan berakhir. Tetapi tanpa Percintaan, persahabtan boleh kekal. Oleh karena itu, hargailah persahabatan yang terjalin.
tanyakan pada diri sendiri: apakah aku telah mencintai Allah lebih dari segalanya?
lalu renungkanlah…Bagaimana bisa mengaku cinta kalau tidak merindui-Nya? bagaimana bisa merindui-Nya kalau tidak mengenal-Nya? bagaimana mungkin mengenal-Nya kalo tidak mendekatkan diri kepada-Nya? dan mustahil kita mendekatkan diri, kalau tidak karena niat yang sungguh-sungguh..renungkanlah….

dan

1. Tiada harta yang lebih mengguntungkan daripada sifat sabar.
2. Tiada teman yang lebih indah daripada amal dan tiada rakan yang lebih aib daripada jahil.
3. Tiada kehormatan yang lebih sempurna daripada menhindari diri dikuasai hawa nafsu.
4. Tiada penggawal peribadi yang lebih berwaspada daripada sifatpendiam.
5. Tiada ibadah yang lebih indah daripada rasa khusuk.
6. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan.
7. jangan dipertikai suatu nilai persahabatan kerana satu kesilapan.
8. Persahabatan yang sejati membawa kepada kerinduan yangberpanjangan.
9. Hargai setiap pertemuan kerana di situ ada kerinduan dan sayangilah setiap perpisahan kerana di situ pasti ada kesedihan.

Dalam kesempatan ini. aku cuma hendak menyampaikan Terima kasih atas sebuah pesan persahabatan tak berjudul yang dikirimkan.

Sebagai sesama manusia dan sahabat memang harus saling ingat mengingatkan…

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | 4 Comments »

Ketika Hidup Semakin Sulit

Posted by freddysetiawan on April 27, 2008

Kehidupan semakin keras dan sulit. Berbagai cobaan, rintangan dan halangan datang silih berganti, seolah tidak lelah menguji ketangguhan iman kita. Berbagai permasalahan menghampiri, mulai dari isu pemanasan global, pelanggaran HAM, konflik berkepanjangan, tingginya tingkat pengangguran, kriminalitas, naiknya harga barang-barang pokok dan berbagai permasalahan yang seolah sudah menjadi kabar sehari-hari .

Ada apa dengan dunia? Apakah ini tanda-tanda kehancuran yang sudah semakin dekat di depan mata. Ataukah akan ada sebuah cahaya terang benderang usai masa-masa sulit nan gelap ini. Tapi kapankah ia akan datang menghampiri?

Menanggapi tentang tulisan-tulisanku, seorang sahabat pernah menyuruhku untuk mengirimkan tulisanku ke sebuah opini di surat kabar, aku sempat berpikir untuk melakukannya, siapa tahu tulisanku lumayan menarik dan dapat dipublikasikan, namun akhirnya aku urungkan niatku ini, aku merasa belum siap untuk melakukan hal itu, akan ada waktu nantinya, begitu alasanku .

Sebenarnya begitu banyak hal yang ingin aku utarakan, begitu banyak kegundahan-kegundahan yang ingin aku sampaikan, bahkan terlalu banyak, begitu banyak perihal yang ingin aku tuliskan, namun hasrat yang tinggi ini tidak seimbang dengan waktu yang aku miliki, atau mungkin memang aku tidak mampu membagi waktu. Aku rasa itu jawabannya. Itulah alasan kenapa ide cerita pendek yang ingin aku tuliskan tidak pernah mampu selesai .

Dalam sebuah kesempatan, aku membaca sebuah statement yang cukup membuat aku terkejut. “WHO memperkirakan cakupan obat palsu yang beredar mencapai 10% dari total obat yang dipasarkan di Tanah Air“. Hal ini menjadi salah satu kegundahanku kali ini. Bayangkan… Tingginya harga barang-barang pokok, kebutuhan sehari-hari dan tingginya tingkat kreatifitas manusia memang membuat orang-orang ini menghalalkan segala cara, dengan membuat obat palsu. Dan tentunya kita sebagai konsumen yang tidak tahu apa-apa yang akan menjadi korbannya . Mahal-mahal membeli obat, dengan harapan dapat sembuh, ternyata malahan palsu dan berdampak negatif pada tubuh kita.

Terlalu banyak problem yang kita hadapi, baik permasalahan global yang harus kita pikirkan dan kita tanggulangi bersama maupun permasalahan pribadi yang tidak kalah penting. Hidup memang sebuah perjalanan yang panjang tiada henti, ibarat sebuah kapal yang hendak melewati samudera luas, ombak besar dan badai akan selalu datang menghadang, apakah kita sebagai nahkoda mampu membawa sampai ke tujuan ataukah kita tenggelam di tengah lautan.

Ketika terdengar, orang tua tega membunuh bahkan menjual anak sendiri karena tidak mampu memberi makan, aku benar-benar semakin bingung dan heran , sungguh teganya… atas dasar apa ia tega melakukan hal itu? cinta? itu tetap saja sebuah kejahatan, tampaknya dunia memang sudah semakin kacau dan diambang kehancuran. Aku sempat berpikir kalau-kalau aku berada dikondisi demikian. Apakah aku akan melakukan hal yang sama? Aku harap tidak. Aku berharap dan berdoa agar selalu diberikan kekuatan iman .

Inilah kondisi ketika hidup semakin sulit, bagaimana mungkin negara kita yang kaya raya penuh dengan berbagai hasil alam, tapi kondisi rakyatnya hancur-hancuran. Mustahil. Ini tak lain dan tak bukan karena sistem di negara kita berantakan, korupsi merajalela, peraturan dan hukum dilanggar, iman diabaikan .

Terlalu banyak hal dan kegundahan hati yang ingin aku utarakan, opini sederhana yang tak bermakna ini mungkin tidak akan pernah usai jika terus aku tuliskan, namun aku lelah, aku ingin istirahat sejenak, mungkin sampai tertidur, dan aku berharap bermimpi berada di negara dan dunia yang damai, tentaram dan sejahtera. Cukup bagiku, walau hanya dalam mimpi.

Tangisan lewat embun-embun malam (By: Praktisi Waluya Reiki)

Tetesan embun yang membasahi daun-daun
Menimang sukma kita yang melepas lelah
Lewat tidur-tidur tak bersuara dengan panjang
Melepaskan kepenatan jiwa dengan erangan nafas
Timbul tenggelam dalam hangat selimut yang memanjakan

Aku masih saja terus dan terus bertanya
Pada diriku yang semakin jauh dengan Dia
Ya Rabbana…………
Jika takdir kehidupan itu sudah tertulis
Dan terlukis sejak jaman Azali
Lalu kenapa Kau menyuruh untuk merubah nasib
Jika semua sudah Kau tulis dalam genggaman Mu

Subhanallah……………
Maha suci Engkau Wahai Dzat yang tidak pernah tidur
Sesungguhnya apa yang menyebabkan aku bingung?
Harga sembako yang mahal?
Masa depan yang remang?
Rasa dosa dimasa silam?
Atau sebuah idealisme yang masih nisbi?

Hanya kata “yakin” dan “Iman” yang terpegang
Ketika semua orang linglung dalam tahap pencarian
Aku bukan makhluk suci yang bisa memberikan khotbah
Dan bukan sepenuhnya setan yang pantas dineraka
aku hanyalah tanda kebesaran Mu yang tercipta
lewat setetes air hina

lalu kenapa sekarang aku sombong?
Angkuh dan acuh tak acuh
Tak peduli dengan tangisnya bocah-bocah yang lapar
Buta kepada sesama manusia yang sedang kesulitan
Padahal aku tahu Ya Rabbana……….
Engkau tidak menyuruhku untuk seserakah itu…….
Ya Rabbana……….
Ampuni dosaku

Posted in Hanya Sebatas Coretan, Sebuah Perjalanan, Sekilas Tentang Dunia, Smiley | Tagged: , | Leave a Comment »

Kidung di Tengah Kerinduan

Posted by freddysetiawan on April 26, 2008

Dingin

Hari ini…..
Kurindukan dirimu…..
Esok hari….
Kurindukan pula dirimu…..
Setiap saat…..
Hanya satu kata yang ada di hatiku
Rindu….
Aku sangat merindukanmu…..
Disaat dingin…..
Saat hujan turun…..
Ku merasakan dingin yang amat sangat
Kenapa? Apakah dingin ini?
Apakah ini kerinduanku padamu?
Oh Kasih, Ku amat merindukanmu…..
Merindukan dirimu….
Merindukan dekap hangatmu….
Kasih, Dingin yang kurasa ini
Hanya dapat sirna, bila kau disampingku….
Karena Dingin ini berasal dari hatiku yang kesepian….

Rembulan

begitu indah pijarmu
dimalam yang cerah
engkau menari nari
di dalam mimpiku

begitu nyata terasa
engkau dambaanku
mengisi alur hidupku
walau sekedar mimpi

engkau rembulan malamku
engkau rembulan mimpiku
engkau rembulan cintaku
tetap temani lelapku

tapi kuharap engkau hadir
tidak hanya dalam mimpiku
tapi selalu hadir
disepanjang hidupku

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | 2 Comments »

3 Bayi yang Dapat Berbicara

Posted by freddysetiawan on April 25, 2008

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Tidaklah berbicara ketika masih dalam buaian (bayi) kecuali tiga orang,

Isa bin Maryam.

Beliau bersabda, ‘Dulu, dikalangan Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang ahli ibadah. Ia dipanggil dengan nama Juraij. Ia membangun tempat ibadahnya dan melakukan ibadah di dalamnya’. Beliau bersabda, “orang-orang Bani Israil menyebut-nyebut tentang (ketekunan) ibadah Juraij, sehingga berkatalah seorang pelacur dari mereka, ‘Jika kalian mnghendaki aku akan memberinya ujian’. Mereka berkata, ‘Kami menghendakinya’. Perempuan itu lalu mendatanginya dan menawarkan diri kepadanya. Tetapi Juraij tidak mempedulikannya. Lalu ia berzina dengan seorang gembala yang meneduhkan kambing gembalaannya ke dekat tempat ibadah Juraij. Akhirnya iapun hamil dan melahirkan seorang bayi. Orang-orang bertanya, ‘Hasil perbuatan siapa?’ Ia menjawab, ‘Juraij’. Maka mereka mendatanginya dan memaksanya turun. Mereka mencaci, memukulinya dan merobohkan tempat ibadahnya’. Juraij bertanya, apa yang terjadi dengan kalian?’ Mereka menjawab, ‘Engkau telah berzina dengan pelacur ini, sehingga ia melahirkan seorang bayi’. Ia bertanya ‘Dimana dia?’ Mereka menjawab, ‘Itu dia!’ Beliau bersabda, ‘Juraij lalu berdiri dan shalat kemudian berdo’a. Setelah itu ia menghampiri sang bayi lalu mencoleknya seraya berkata, ‘Demi Allah, wahai bayi, siapa ayahmu?’ Sang bayi menjawab, ‘Aku adalah anak tukang gembala’. Serta merta orang-orangpun menghambur kepada Juraij dan menciuminya. Mereka berkata kami akan membangun tempat ibadahmu dari emas’. Ia menjawab aku tidak membutuhkan yang demikian, tetapi bangunlah ia dari tanah sebagaimana yang semula’.

Beliau bersabda, ‘Ketika seorang ibu memangku anaknya menyususi tiba-tiba lewat seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat, maka ia pun berkata, ‘Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia’. Beliau bersabda, ‘Maka bayi itu meninggalkan tetek ibunya dan menghadap kepada penunggang kuda seraya berdo’a, ‘Ya Allah jangan kau jadikan aku seperti dia’. Lalu ia kembali lagi ke tetek ibunya dan menghisapnya’. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, ‘Seakan-akan aku melihat Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menirukan gerakan si bayi dan meletakkan jarinya di mulut lalu menghisapnya. Lalu ibunya melalui seorang wanita hamba sahaya yang sedang dipukuli. Sang ibu berkata, ‘Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia’. Beliau bersabda, ‘Bayi itu lalu meninggalkan tetek ibunya dan menghadap kepada wanita hamba sahaya itu seraya berdo’a, ‘Ya Allah jadikanlah aku seperti dia’. Beliau bersabda, ‘Dan pembicaraan itu berulang. Sang ibu berkata (kepada anaknya), ‘Dibelakangku berlalu seorang penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat lalu aku berkata, ‘Ya Allah, jadikanlah anakku seperti dia’. Lantas engkau berkata, ‘Ya Allah, jangan jadikan aku seperti dia’. Lalu aku berlalu dihadapan wanita hamba sahaya ini dan aku katakan, ‘Ya Allah, jangan jadikan anakku seperti dia’. Lalu engkau berkata, ‘Ya Allah jadikanlah aku seperti dia’. Bayi itu berkata, ‘Wahai ibu, sesungguhnya penunggang kuda yang mengenakan tanda pangkat itu adalah orang yang sombong di antara orang-orang yang sombong. Sedang terhadap hamba sahaya wanita itu, orang-orang berkata, ‘Dia berzina, padahal ia tidak berzina. Dia mencuri, padahal ia tidak mencuri’. Sedang hamba sahaya tersebut berkata, ‘cukuplah Allah sebagai pelindungku’.

Sumber: Kumpulan kisah islami

Posted in Kajian Islam | Tagged: , | Leave a Comment »

Jiwa yang Lelah

Posted by freddysetiawan on April 24, 2008

Malam mulai beranjak perlahan, kian larut, dari keramaian dan kehirukpikukan menyisakan keheningan, Kulihat waktu pun telah mengepakkan sayapnya untuk menerbangkan setiap pemuja angan ke dalam mimpi-mimpinya. Pukul 03.00 Wib tepat.

Aku terbangun dari tempat tidurku, kutatap jauh melalui jendela kamarku, hanya beberapa kendaraan yang masih lalu lalang di sepanjang perempatan paling indah di kelurahan Gandul. Masih dikamarku, rasanya baru beberapa hari lalu aku memiliki kamar ini. Namun, nyatanya telah hampir 1 tahun rumah ini berdiri dan aku menghuninya dengan penuh cinta.

Sejenak aku mampir ke dalam kamar mandi, menyucikan diri dan mencoba menerawang akan masa-masa suram. Mencoba mendekat. Bertekad lepas dari jiwa yang lelah seperti yang kualami sekarang. Aku sadar ternyata banyak hal yang memang belum aku ketahui dan mesti banyak aku pelajari. Sedang aku terlalu malas untuk bangkit. Padahal niat dan hasrat sudah di pelupuk mata.

Kemarin, Hari ini dan esok akan terasa sangat lelah, padahal kerjaku tak begitu berat secara fisik. Bahkan bisa dibilang aku terlalu santai disini. Tapi, ada satu kelelahan yang tak bisa aku jelaskan dengan kata walaupun semua itu aku rasakan. Aku menyebutnya sebagai kelelahan hati dan kelelahan jiwa

Memang keadaanku sekarang seperti seolah-olah sedang tidur panjang , aku merasa mentok dan tak berkembang sekarang. Walaupun aku sadar aku tak bisa berbuat banyak dengan kemalasanku sekarang. Sekali lagi hasrat untuk berkreasi yang sudah diidam-idamkan tidak dapat hadir. Mungkin karena aku terlalu lalai dan lupa memohon petunjuk .

Dosen filsafatku pernah berkata “Pekerjaan yang baik dan cocok bagi kita adalah pekerjaan yang sesuai dengan Passion maupun kesenangan kita.” Mungkin benar apa yang dikatakannya, namun kondisinya sangat bertolak belakang dengan kondisiku. Aku senang dengan keadaaan aku saat ini, aku merasa enjoy dengan apa yang aku kerjakan saat ini. Namun aku tidak kuasa untuk bekerja maksimal seperti yang aku cita-citakan.

Mungkin Jiwa yang lelah ini butuh suatu ketenangan dan kedamaian. Ingin aku tidur sejenak dan berharap masih dapat bangun dari mimpi yang panjang dengan jiwa yang lebih cerah

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Belajar Dari Kisah Anjing Kecil

Posted by freddysetiawan on April 23, 2008

Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : “Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya”, ujarnya dengan sinis.

Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : “Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini”, dengan nada mencemooh.

Teriak seekor domba : “Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini.

Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga itu.

Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi…

Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh kesah si anjing kecil itu.

Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini.

Kata anjing tua itu : “Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan.

Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria.

Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya, serta berkata : “Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya kasih……. ..

Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya. …

Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan ditinggikan.

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

Posted in Motivasi dan Inspirasi | Tagged: , | 1 Comment »

Pohon Tertua di Dunia

Posted by freddysetiawan on April 22, 2008

Tingginya hanya 4 meter, namun sebatang pohon sejenis cemara, yang masih hidup di Swedia, diketahui berusia 9.550 tahun. Hidup sejak akhir zaman es, pohon tersebut tercatat sebagai pohon yang tertua di dunia saat ini.

Spesies pohon spruce Ione Norwegia ini ditemukan tahun 2004. para peneliti menemukannya di sekitar semak-semak pegunungan pada ketinggian 910 meter di Provinsi Dalarna, Swedia. Pohon ini tidak langka karena penduduk sering menggunakan sebagai pohon Natal.

Menurut Leif Kullman, profesor ekologi dan lingkungan hidup di Universitas Umea, Swedia. Usianya yang sangat panjang kemungkinan besar dipicu kemampuannya mengkloning diri sendiri. Batang dan rantingnya memang diketahui dapat bertahan hidup hingga 600 tahun, tapi saat batangnya mati, batang baru akan dibentuk dari akarnya sehingga umurnya menjadi sangat panjang.

Pohon ini lebih tua dari pinus Bristlecone di White Mountain California yang hanya berusia 5000 tahun. Pinus Bristlecone tertua hanya bertahan hidup hingga 7.500 tahun namun tumbuh menjulang hingga 150 meter. Jika umur pinus Bristlecone diukur dari garis pohon di rantingnya yang dipantau setiap tahun, umur cemara di Swedia diukur dari jejak radiokarbon di akarnya.

Kullman juga menyatakan pohon yang usianya lebih tua dari 9.550 tahun bisa dikatakan mustahil. Sebab, seluruh wilayah Swedia kemungkinan masih diliputi es saat itu.

kompas

Posted in Sekilas Tentang Dunia | Tagged: | 3 Comments »

Sebuah Tulisan Tanpa Makna

Posted by freddysetiawan on April 21, 2008

Hari ini, masih hari yang berbahagia bagiku , aku masih dapat menatap bola mata yang sangat menawan, aku masih dapat melihat senyuman yang begitu mempesona . Namun, itu tidak akan lama, karena dalam sesaat, jarak akan kembali memisahkan.

Masih di hari ini, aku melakukan keajaiban yang bahkan tidak aku lakukan, menjawab soal-soal dengan waktu yang sangat luar biasa, bahkan melewati waktu untuk sekedar membaca dan menelaah soal-soal tersebut.

Hari ini pula aku tahu kalau aku telah kembali terjerat ke dalam ikatan rantai yang sangat sulit untuk dilepas. Dan aku takut jika aku kembali kandas dalam menempuh perjalanan panjang. Tapi aku akan terus berusaha mempersembahkan yang terbaik dan tidak akan menyerah.

Tiba-tiba aku teringat sebuah kejadian di masa lalu, ketika aku putus asa dan mencoba meluangkan banyak waktu untuk sedikit beristirahat, walau cuma sejenak.

Seorang sahabat bertanya “Kenapa menyerah Fred? Bukannya loe seorang pejuang yang pantang menyerah, loe selalu punya 1001 cara baru dari kreatifitas loe yang bisa loe tampilkan?

Entahlah, tapi yang pasti aku bukan menyerah, aku hanya lelah difitnah oleh keparat-keparat sialan, gosip palsu yang membuat namaku tercoreng dan ternoda, entahlah, kenapa aku bisa jadi pembicaraan, dan supaya pembicaraan itu menarik, selalu ada bumbu2 palsu yang menghiasi diriku, aku beginilah, aku begitulah, cerita-cerita tanpa kebenaran, bahkan membuat aku menjadi perbandingan, taik memang, aku hanya dapat mengumpat semoga mereka mendapat balasan yang setimpal dan dunia dapat tahu aku apa adanya.
Yah, mungkin itulah konsekuensi mencintai bidadari, yang dicintai oleh 1001 petempur, aku lelah dengan amarah tak jelas ini, aku lelah dengan hati tak tentram karena mendengar kata2 tajam yang tidak senang dengan aku yang begitu tangguh di medan peperangan.
So untuk sementara lebih baik aku menepi, membiarkan para petarung bersimbah darah, hingga saat aku dapat kembali menjadi seorang ksatria yang hanya ditantang bertarung di medan peperangan, bukan melalui cerita2 palsu yang menyudutkan. Aku hanya hendak mengisi sedikit hari2 untuk masa depan, walau berat tanpa orang kucintai disisi

Beruntung aku hanya beristirahat sejenak, aku sadar, tidak ada guna duduk menunggu, lebih baik berusaha, jika tidak ingin berlari, setidaknya berjalan, siapa tahu esok di jalan, ada yang menarik. Dan sekali lagi, aku telah terjerat. Pasti.

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | 1 Comment »