Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Sebuah Kalimat Pantang Menyerah

Posted by freddysetiawan on April 10, 2008

Seorang sahabat menegur

Jangan maen api, ntar kebakaran… Jangan maen dekat sumur, ntar kecebur… Jangan maen hati,ntar bisa patah…”

Ingin rasanya aku bertanya dengan polosnya Jadi harus maen apa donk?” Namun, dengan cepat aku urungkan meluncurkan pertanyaan bodoh tersebut. Sebelum semuanya terlambat.

Aku hanya tersenyum seperti biasa, seperti kala ketika aku sedang memiliki 1001 cara untuk menggantikan sosok Alexander yang agung dari Macedonia untuk menguasai dunia dan berkata polos tanpa berpikir lagi

Kita laki-laki sob, Buat apa kita jatuh? Untuk bisa bangkit dan melompat lebih tinggi. Buat apa kita kalah? Agar kita tak menyerah dan esok mampu meraih kemenangan yang bakal selalu dikenang oleh manusia sehingga kita mampu terbang bersama bintang-bintang di langit. Buat apa takut mencoba dan hanya bersembunyi di dalam sangkar? Itulah yang namanya tantangan dan perjuangan. Kesempatan bisa datang lebih dari 2 kali. Tapi kesempatan terbaik hanya datang 1 kali. Alangkah baik jika kita terus mencoba semua kesempatan sehingga kita menemukan nilai random terbaik yang diberikan Tuhan kepada kita tersebut.
Kita tidak akan pernah tahu kalo kita bisa jika kita tidak mencoba. Ingat tidak ada jalan yang rata dan mulus, tidak ada yang sempurna. Katakan jika kamu menyayangi dia sekarang sebelum kamu tidak sempat mengatakan sekali pun Itu bukan permainan tapi itu adalah pertempuran

Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya. Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya.

Pribadi pantang menyerah dan tangguh ini, tidak lain adalah pribadi yang memiliki kemampuan untuk bersyukur apabila ia mendapat sesuatu yang berkaitan dengan kebahagiaan, kesuksesan, medapat rezeki, dll. Sebaliknya, jika ia mendapati sesuatu yang tidak diharapkannya, entah itu berupa kesedihan, kegagalan, mendapat bala bencana, dll., maka ia memiliki ketahanan untuk selalu bersabar. Dan pribadi seperti ini memposisikan setiap kejadian yang menimpanya adalah atas ijin dan kehendak Allah. Ia pasrah dan selalu berusaha untuk bangkit dengan cara mengambil pelajaran dari setiap kejadian tersebut.

Pribadi pantang menyerah ini bukan saja semata-mata dilihat secara fisik. Tetapi lebih-lebih dan yang lebih penting justru adanya sifat positif dalam jiwanya yang begitu tangguh dan kuat.

Hidup itu keras, luar itu rimba, kita mesti nentuin mau jadi harimau atau kambing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: