Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Sebuah Harapan Yang Besar

Posted by freddysetiawan on May 12, 2008

Aku benar-benar kecewa, Ambisi Inter Milan untuk memastikan gelar juara Seri A di kandang sendiri, Minggu (11/5) kemarin gagal terwujud. Bukan hanya itu, Inter pun kini dihadapkan pada kemungkinan kehilangan gelar juara yang sudah di depan mata. Oh… Semoga itu tidak terjadi…

Menghadapi Siena di Stadion Giuseppe Meazza, tim asuhan Roberto Mancini ini harus puas dengan hasil imbang 2-2. Dengan hanya mampu menambah satu angka, Inter yang kini telah mengkoleksi nilai 82, gagal menjaga jarak dengan pesaingnya AS Roma yang terus membuntuti di peringkat kedua.

Roma sendiri justru berhasil memperkecil jarak dengan Inter setelah memetik kemenangan atas Atalanta. Bermain di kandang, Roma menang 2-1.

Dengan tambahan tiga angka ini, Roma kini hanya terpaut satu angka dari Inter. Hal ini membuat tim asuhan Luciano Spaletti tersebut membuka peluang merebut juara Seri A musim ini.

Setelah sempat tertinggal 11 angka, Februari lalu, “Il Lupo” AS Roma kini berpeluang menggeser Inter Milan sekaligus merebut scudetto di laga terakhir. Ya… Dengan hasil yang didapat Inter dan Roma di pekan ke-37 lalu, penentuan siapa yang akan menjadi juara Seri A musim ini tentu akan terjadi di pekan terakhir. Di pertandingan terakhir musim ini pekan depan, Inter akan menghadapi Parma, sementara Roma dijamu Catania. Roma bisa saja menyalip Inter di pekan terakhir ini, dengan syarat, bila “I Nerazzurri” Inter Milan gagal menaklukkan tuan rumah Parma, sementara Roma mendulang poin penuh atas Catania.

Momentum besar seperti ini pernah dipegang Roma sebelum merengkuh gelar ketiga musim 2000/2001. Kala itu, di awal musim, Roma sempat tertinggal dari pimpinan klasemen Juventus. Namun, Francesco Totti dkk mampu menyodok dan akhirnya naik ke singgasana. Kini, Roma memang belum mengambil alih klasemen. Namun, dengan beratnya tekanan di kubu Inter, pasukan Luciano Spalletti bisa saja mengudeta sang penguasa di pekan terakhir.

Kondisi tersebut bukannya tak pernah dirasakan Inter. Tahun 2002 lalu mereka harus merelakan gelar yang sudah di depan mata menguap begitu saja akibat kegagalan di pekan pamungkas kompetisi.

Memasuki pekan terakhir Inter masih memuncaki klasemen dengan poin 68, unggul satu poin atas Juventus di posisi dua dan tiga poin atas AS Roma di urutan tiga. Kala itu, Inter sepertinya akan merengkuh scudetto pertamanya sejak 1989 karena kemenangan rasanya tak mungkin terlepas dari genggaman.

Namun yang terjadi kemudian sungguhlah mengejutkan, bertandang ke Stadion Olimpico, Inter pulang membawa kekalahan 2-4 atas Lazio. Sementara pada pertandingan lain dua gol Alessandro Del Piero dan David Trezeguet ke gawang Udinese memastikan Bianconeri meraih kemenangan 2-0 sekaligus merebut gelar juara.

Klasemen akhir menempatkan Juve di posisi teratasa dengan poin 71 dan diikuti Roma yang mengumpulkan 70. Sementara Inter akhirnya cuma duduk di posisi tiga denga koleksi poin 69.

Peluang terjadinya skenario yang sama tahun ini mungkin saja terjadi jika melihat performa Inter dalam beberapa pekan terakhir. Lihat saja keunggulan Inter di puncak klasemen yang pertengahan Februari lalu terpaut sebelas poin kini hanya berjarak satu angka.

Pengalaman serupa bisa saja terulang mengingat tabiat Inter yang sering kesulitan menepis tekanan. Contoh nyata, saat Javier Zanetti dkk terpuruk pada Februari lalu. Berawal dari kekalahan di Liga Champions dari Liverpool, pasukan Roberto Mancini tak juga bangkit. Inter butuh enam pertandingan untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka kembali. Banyaknya pemain I Nerazzurri yang cedera, juga bisa menghadang ambisi scudetto Inter. Setelah Olivier Dacourt, Walter Samuel, Zlatan Ibrahimovich, Ivan Cordoba, Santiago Solari, Luis Figo, dan Cristian Chivu, kini gelandang Esteban Cambiasso juga masuk daftar medis.

Ayo Inter… Terus berjuang… Raih 3 poin dan pastikan scudetto ke 16, kami para tifosi akan selalu ada disampingmu, tiada pernah berhenti membela dan mendukung. Kita selalu berjuang bersama

Ayo Inter.. Jangan kecewakan sebuah harapan yang besar dari kami para tifosimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: