Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Archive for June, 2008

Spanyol Juara Piala Eropa 2008

Posted by freddysetiawan on June 30, 2008

Kemampuannya membangkitkan semangat dan mental tim, juga membangun kekompakan adalah kunci kesuksesan
——————————————–

Usai sudah paceklik gelar dalam kurun waktu 44 tahun, tim nasional Spanyol berhasil menjuarai EURO 2008, berkat gol tunggal ujung tombak andalannya Fernando Torres. Spanyol taklukkan Jerman di babak final EURO 2008 1-0. Dengan demikian Spanyol berhasil menjadi kampiun di benua biru tersebut dan kesuksesan ini merupakan karir tertinggi mereka selama ini, setelah terakhir kali mereka menjuarai turnamen ini pada tahun 1964.

Penantian panjang selama 44 tahun itu ada di tangan dingin Luis Aragones. Meski sempat kontroversial di awal kariernya sebagai pelatih timnas Spanyol pada 2004, dia akhirnya membuktikan kemampuannya. Pelatih yang dijuluki Zapatones (Sepatu Besar) itu telah menancapkan sejarah besar dalam sepakbola Spanyol.

El Sabio de Hortaleza. Itu adalah julukan lainnya untuk Aragones, yang artinya Orang Bijak dari Hortaleza. Hortaleza adalah tempat kelahirannya pada 28 Juli 1938. Tepat kurang sebulan dia berulang tahun untuk ke-70 kalinya, dia membuat sejarah besar.

Menjuarai Piala Eropa 2008 ibarat anugerah terindah yang pernah dimiliki Spanyol dalam 44 tahun terakhir ini. Sejak juara turnamen yang sama di Piala Eropa 1964, Spanyol selalu belepotan di pentas internasional, baik Piala Eropa maupun Piala Dunia. Padahal di kompetisi liga dalam negeri, sepakbola Spanyol menunjukkan tontonan dan permainan yang baik.

Seolah, prestasi di liga tak berbanding lurus dengan prestasi tim nasionalnya. Mereka hanya masuk final di pentas internasional tiga kali, di Piala Eropa 1964, 1982, dan 2008. Hanya pada 1964 dan 2008 ini mereka juara. Selebihnya, Spanyol selalu kesulitan berkompetisi di pentas internasional, hingga kata Spanyol diidentikkan dengan kegagalan.

Semakin banyak gagal, semakin sulit pula buat Spanyol untuk bangkit. Mental juara mereka sulit terbangun. Tapi, Aragones mampu melakukannya. Kepada para pemain dia mengatakan, “Kalian adalah tim yang bisa mengalahkan siapa saja. Mental kami sudah kuat dalam beberapa tahun ini. Kami belajar banyak dari Piala Dunia 2006, dan kini sudah mengambil hikmahnya. Saya katakan kepada pemain, untuk memainkan sepakbola yang baik, mereka harus bersaing dan tahu bagaimana bekerja keras. Dan, mereka telah banyak belajar.

Kemampuannya membangkitkan semangat dan mental tim, juga membangun kekompakan adalah kunci kesuksesan Aragones. “Suasana dalam tim amat menentukan. Saya memperlakukan pemain sama dan setara. Semua punya peran besar. Jika ada yang main dan dicadangkan, itu lebih karena strategi,” katanya.

Itu salah satu kelebihannya. Sayang, dia enggan memperpanjang kontrak. Padahal, dua tahun lagi Spanyol akan menghadapi Piala Dunia 2010. Namun, keputusannya harus dihormati dan jikapun meninggalkan timnas Spanyol, dia telah meninggalkan warisan sangat berharga.

Bukan hanya gelar Piala Eropa kedua kalinya. Sukses itu juga membangkitkan rasa percaya diri sepakbola Spanyol. Lebih jauh lagi, sukses itu bisa semakin membaurkan perbedaan seluruh warga Spanyol, tak peduli apakah mereka Spanyol, Catalonia, atau Basque. Semua adalah satu. Spanyol.

Namun, ia tetap bukan sosok yang sempurna, dia pernah memunculkan kontroversi besar. Kepada Antonio Reyes, dia mengatakan kata-kata rasial yang ditujukan kepada Thierry Henry. “Katakan kepada negro sialan itu (Henry) bahwa kamu jauh lebih baik darinya. Katakan bahwa kata-kata itu dari saya. Kamu harus yakin lebih baik dari negro sialan itu,” ujarnya.

Ucapan rasial itu akhirnya membuatnya didenda UEFA sebesar 70.000 dolar AS. Jika melakukan hal sama, dia akan dikenai hukuman lebih berat.

Tapi, Aragones meminta maaf dan akhirnya menyesali kekeliruannya. Dia kembali menjadi orang bijak yang membangun Tim Matador dengan keteduhan, tapi mampu melahirkan tim yang cemerlang dan siap mengalahkan siapa saja. Dan, akhirnya dia mempersembahkan hadiah terbesar buat bangsa Spanyol: trofi Henri Delaunay, simbol jawara Piala Eropa. Gelar yang menjadi sejarah indah, sekaligus mengembalikan mentalitas dan kehormatan sepakbola Spanyol.

Sedikit kita membahas masalah jalannya pertandingan, pada menit ketiga gawang Spanyol nyaris kebobolan, bila saja Miroslav Klose tampil tenang saat memanfaatkan kesalahan passing dari Sergio Ramos. Memasuki menit 14 ganti Spanyol yang mengancam gawang Jerman, beruntung sontekan Iniesta yang coba dihalau Christophe Metzelder nyaris menjadi own-goal, tetapi Jens Lehmann menepis bola keluar arena pertandingan.

Tak lama berselang penyerang andalan Liverpool, Fernando Torres, memiliki kans untuk menjebol gawang Jerman, namun sayang tandukannya hasil umpan silang Sergio Ramos hanya mengenai mistar gawang dan beruntung bagi Jerman bola muntah tidak disambar oleh pemain Spanyol lainnya.

Menit 33 Spanyol membuka keunggulannya terlebih dulu melalui sontekan manis Fernando Torres, yang memanfaatkan umpan gelandang Xavi Hernandez. Gol ini sangat luar biasa mengingat Fernando Torres benar-benar menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengejar bola dan sebagai hasil ia berhasil menghasilkan gol hasil kerja kerasnya.

Memasuki paruh kedua, Spanyol sudah memiliki dua kali peluang melalui tendangan jarak jauh Xavi, dan David Silva, namun sayang keseluruhannya masih berada tipis di sisi kiri gawang. Spanyol nyaris kebobolan, saat bek Barcelona Carles Puyol melakukan kesalahan di lini belakang, dan beruntung tendangan Michael Ballack masih melebar dari arah gawang. Selanjutnya dua kali Spanyol mendapatkan peluang lagi untuk menambah gol melalui tandukan Ramos dan tendangan Iniesta, namun kesigapan Lehmann dan ketatnya lini belakang Jerman membuat tim asuhan Luis Aragones itu tidak bisa menambah jumlah gol.

10 menit menjelang bubaran, Spanyol hampir membuat gol kedua saat umpan Santi Cazorla dari sisi kanan langsung ditanduk oleh Guiza, namun sayang Marco Senna tidak dapat meneruskan bola ke dalam gawang akibat bola memantul sedikit lebih tinggi dari jangkauan kakinya. Hingga pertandingan usai skor tetap tidak berubah dan Jerman, yang diasuh oleh Joachim Loew harus rela melihat anak-anak asuhannya terkulai lemas di atas lapangan.

Berikut daftar juara EURO:

1960 Uni Sovyet
1964 Spain
1968 Italia
1972 Jerman Barat
1976 Cekoslovakia
1980 Jerman Barat
1984 Prancis
1988 Belanda
1992 Denmark
1996 Jerman
2000 Prancis
2004 Yunani
2008 Spanyol

Posted in Sebuah Perjalanan, Sekilas Info | Tagged: , | 1 Comment »

Sebuah Hasrat Ingin Pulang

Posted by freddysetiawan on June 29, 2008

Nidji – Pulang

Di tepi kota ini
ku merasa sangat sepi
berdiri di atas karang
ku kenang wajahmu

Berikan aku waktu
‘tuk berlabuh ke pelukmu
sadarkan semua niatmu
dan jangan tinggalkan aku
jangan tinggalkan..

Aku ingin pulang
aku ingin pulang
berikan doamu
agar aku pulang

Aku ingin pulang
aku ingin pulang
berikan sayapmu
agar aku pulang

Aku ingin cepat pulang
aku ingin cepat pulang
berikan sedikit waktumu
untuk tetap menunggu
tetap menunggu..

Baby you said your all that i need
baby you said you make me complete
just come back home
just come back home to me

—————————————————-

Lusa aku akan pulang ke Banda Aceh, meskipun cuma dan hanya 1 minggu saja. Tidak lebih, karena terlalu banyak urusan yang harus aku selesaikan disini. Tapi jujur, entah kenapa, beberapa waktu terakhir ini aku merasa sangat merindukan kampung halaman tempat aku dibuai dan dibesarkan . Mungkin karena aku begitu merindukan orang-orang yang kusayangi disana. Keluarga, orang tua, saudara-saudara, kekasih, sahabat dan semua yang pernah mampir dalam kehidupanku.

Terakhir aku pulang, januari awal tahun 2008 ini, baru sekitar 6 bulan, namun terasa seperti sudah 6 tahun lamanya. Sungguh benar-benar sebuah hasrat ingin pulang. Bahkan tidak mampu untuk aku lukiskan dengan kata-kata . Aku cuma pulang sejenak dalam acara pernikahan kakakku, tapi setelah itu aku harus kembali ke Jakarta untuk menyelesaikan berbagai tugas dan pekerjaan yang begitu menumpuk. Kesal rasanya. Pulang tanggung. Cuma sebentar. Karena itulah aku tidak memberitahu dan mengabari banyak orang kalau aku pulang. Terlalu banyak orang yang ingin bertemu. Tapi yang pasti aku pulang.

Disela-sela sore ini, aku duduk termenung sejenak, sambil menatap dari jendela kamarku, aku mendengar lantunan lagu Pulang oleh Nidji. Sambil menerawang. Dalam dan begitu mengena. Aku benar-benar rindu. Aku sangat ingin pulang.
Jika sekarang mungkin kita tidak berjumpa, mungkin di lain waktu. Aku akan pulang dan kembali kepadamu selamanya. Menjadi milikmu, milikku dan milik kita bersama.

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Hari Terindah

Posted by freddysetiawan on June 28, 2008

Hari Terindah (By: Ayiem 73)

Aku sering terlupa
pada hari hari indah yang pernah ku lalui
pada hari yang masanya cepat berlalu
pada warna warna ceria alam
segar angin dan panas mentari..
saat kehijauan padang dan kebiruan laut
bersatu di kaki langit menggamit
gumpalan mega perak beralun

Entah kenapa aku lupa
pada keindahan hari itu
pada harumnya wangian tubuh
dan lembutnya desiran bicara
pada indahnya bening mata
dan mesranya sentuhan

Aku lupa adakah hari terindah itu
berlalu dalam detik sehari
atau berpanjangan melawati tahun…
atau betulkah aku pernah
punya hari indah untuk ku kenang…

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | 1 Comment »

Empat golongan lelaki yang diseret oleh wanita ke neraka.

Posted by freddysetiawan on June 27, 2008

Pertama : Ayahnya
Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya di dunia.
Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat, mengaji dan lain-lain.
Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau hanya dengan memberi kawalan dunia sahaja maka akan ditarik oleh anaknya ke neraka.

Kedua: Suaminya
Apabila seseorang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isteriya.
Bergaul bebas di pejabat, menghias diri bukan untuk suami tetapi untuk pandangan lelaki yang bukan muhram,
apabila suami mendiamkan diri, walaupun dia seorang alim (solat tak tangguh/puasa tak tinggal) maka dia akan ditarik oleh isterinya ke neraka.

Ketiga: Abang-abangnya
Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh kepada abang-abangnya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adik perempuannya dibiar melencong dari ajaran islam, tunggulah tarikan adiknya dia akhirat kelak.

Keempat: Anak lelakinya
Apabila seseorang anak tidak menasihati seorang ibunya perihal kelakuan yang haram daripada islam, maka anak itu akan disoal dan dipertanggungjawab di akhirat kelak, nantikan tarikan ibunya.

Sumber: Kumpulan kisah islami

Posted in Kajian Islam | Tagged: , , | 1 Comment »

Memberantas Kejahatan Narkoba

Posted by freddysetiawan on June 26, 2008

Narkoba merusak pikiran, perasaan dan kehendak manusia. Tiga hal yang dirusak tersebut merupakan aspek hakiki yang menjadikan manusia adalah ciptaan istimewa yang mengerti budi, nilai, moral, dan budaya.

————————————————-

Hingga kini, peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) semakin menggila . Korban-korban pun berguguran, baik di kalangan generasi muda, seperti mahasiswa dan pelajar, bahkan di kalangan orang tua.

Tidak tanggung-tanggung, tempat-tempat peredarannya pun tersebar ke mana-mana. Tidak saja di lokalisasi kemaksiatan, tetapi juga merembes ke berbagai permukiman, institusi pendidikan, bahkan juga menjalar ke berbagai lembaga pemasyarakatan (penjara).

Akibat peredaran narkoba, kita bisa saksikan bagaimana narkoba memberikan dampak mudarat dalam kehidupan sosial kita. Terlalu banyak untuk menyebutkan dampak tersebut di sini, baik dari aspek moral, kesehatan, sosial, hukum ataupun politik. Bahkan bisa dibilang, narkoba adalah induk dari segala kejahatan, yang bisa menjadikan si pelakunya untuk membunuh, mencuri, memerkosa ataupun merugikan orang lain. Yang pasti, banyak sudah korban dan penderitaan yang harus ditanggung dari prilaku yang menyimpang ini.

Karena itulah, dalam memperingati Hari Anti-Narkoba Internasional (HANI), kita mesti merenungkan kembali berbagai kasus penyalahgunaan narkoba tersebut. Ia tidak lagi dianggap sebagai persoalan domestik (keluarga) semata. Tetapi, sudah menjadi persoalan nasional (bangsa) yang harus ditangani secara tuntas demi mencegah hancurnya sebuah generasi. Artinya, masyarakat dan bangsa kita sudah saatnya melakukan upaya-upaya strategis pemberantasannya guna meminimalisasi dan melokalisasi peredaran barang haram ini di tengah-tengah masyarakat.

Disadari atau tidak, penyalahgunaan narkoba telah berdampak besar bagi tatanan sosial keluarga dan masyarakat, hingga pada tindak kriminal serta gangguan ketertiban dan keamanan. Ia merupakan penyakit endemik dalam masyarakat modern yang belum ditemukan upaya penanggulangannya secara optimal, baik prevensi, terapi ataupun rehabilitasinya. Pada akhirnya, narkoba merusak akhlak bangsa, merobek-robek persatuannya, menggoyang perekonomiannya serta merenggut eksistensi generasi-generasinya. Narkoba merusak pikiran, perasaan dan kehendak manusia. Tiga hal yang dirusak tersebut merupakan aspek hakiki yang menjadikan manusia adalah ciptaan istimewa yang mengerti budi, nilai, moral, dan budaya.

Lebih dari itu, kejahatan narkoba sebenarnya tidak lebih sekadar hasil dari rentetan kejadian yang dialami oleh bangsa kita. Ini adalah imbas dari seni budaya murahan yang mencabut akar prinsip-prinsip fundamental masyarakat selama ini. Budaya seperti inilah yang menenggelamkan generasi muda kita selama bertahun-tahun belakangan ini, yang berujung pada penggunaan narkoba. Ini pula yang kemudian menyebabkan norma-norma masyarakat bergeser, dan nilai-nilai serta prilaku sosialnya terurai.

Kita pun tak berdaya menerima kenyataan bahwa narkoba adalah budaya yang merusak, yang bisa menghantarkan pemakainya pada kehancuran diri, orang lain dan tatanan masyarakat sekitarnya.

Karena itulah, kebijakan yang tegas dalam memberantas penyalahgunaan narkoba harus dijalankan secara konsisten. Penegakkan hukum tidak boleh memberi peluang bagi para bandar narkoba, memetik keuntungan dari bisnis ilegal ini.

Hukuman bagi mereka pun harus berat untuk mengimbangi kerusakan yang mengancam bangsa. Untuk itu, perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan dan peningkatan bagi penanggulangan kejahatan narkoba, terutama perangkat hukum yang memadai. Hal ini, mengingat aturan-aturan hukum yang sudah ditetapkan terkesan jauh dari gambaran ideal dalam mengikis secara tuntas kasus-kasus narkoba saat ini.

Tak heran, jika banyak kasus (kejahatan) narkoba yang lolos dan merebak ke dalam masyarakat. Jadi, perlu penerapan sanksi hukum yang berat bagi pengguna dan pengedar narkoba, sebagaimana yang diterapkan di negara-negara lain.

Dalam hal ini, hukuman mati, sebagai hukuman maksimal, sebagaimana tertuang dalam UU No.22/1997 tentang Narkotika, harus segera disosialisasikan secara menyeluruh. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa si pelaku, pengedar dan pengguna, bertanggung jawab secara hukum atas kerusakan yang timbul di masyarakat akibat narkoba, semisal pembunuhan, perkosaan serta pencurian. Dan kerusakan jangka panjangnya, yaitu hancurnya mentalitas dan moralitas sebuah generasi bangsa.

Hukuman mati tersebut tidak hanya diberlakukan jika pelaku terbukti mengedarkan narkoba secara terorganisasi, atau yang diawali dengan permufakatan jahat. Tetapi, harus diperluas lagi bagi setiap tersangka yang terbukti terlibat dalam pengedaran narkoba, baik terorganisasi ataupun tidak. Hal ini sebagaimana yang diberlakukan di Malaysia dan Singapura, di mana hukuman mati merupakan keniscayaan bagi siapa saja yang terbukti membawa narkoba.

Yang pasti, masalah narkoba ataupun penyalahgunaan obatan-obatan harus dihadapi secara realistis. Di satu sisi, harus ada keputusan politik hukum yang secara tegas memberantas penyebarannya lewat penegakan hukum secara konsisten. Di sisi lain, ratusan ribu bahkan jutaan orang, khususnya generasi muda, yang sudah terjebak dalam barang haram ini, juga harus ditangani secara memadai, baik secara medis ataupun psikologis.

Kampanye antinarkoba hendaknya juga jangan menjadi slogan semata. Harus ada pengawasan dan pemeriksaan melekat yang dilakukan secara menyeluruh.

Dengan kata lain, kampanye atau penyebaran informasi yang tepat dan benar tentang akibat pemakaian narkoba ini harus dikembangkan di semua lapisan, baik di lingkungan pemerintah maupun di masyarakat. Jadi, keseriusan pemerintah untuk menangani narkoba, dengan perencanaan yang hati-hati dan matang, baik upaya pencegahan, rehabilitasi, ataupun penegakan hukum itu sendiri, sangatlah dibutuhkan agar di kemudian hari penanganan narkoba tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat luas.

Di atas semua itu, gerakan masyarakat untuk mengantisipasi peredaran narkoba merupakan cara yang paling efektif dan harus terus digiatkan. Masyarakat kita harus secara sadar terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya, khususnya dari dalam keluarga itu sendiri.

Masyarakat kita juga perlu secara bersama-sama menanamkan kesadaran moral di kalangan masyarakat luas. Yaitu kesadaran akan akibat-akibat yang ditimbulkan dari adanya praktek penyalahgunaan narkoba, sekaligus menempatkannya sebagai budaya yang tidak sehat dan merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan beragama.

Sebenarnya, bangsa ini belum punya kejahatan terorganisisasi ala mafia di Italia, triad di Hongkong atau cartel narkoba di Kolumbia. Tapi, apa kita harus menunggu hancurnya sebuah generasi hanya untuk meneguhkan komitmen dan bersama-sama mengikis penyalahgunaan narkoba? Dan berapa banyak lagi korban yang mesti berjatuhan, sekadar untuk menggugah tekad memerangi (kejahatan) narkoba?

Yang pasti, sejarah negeri ini telah dibangun dengan darah para pejuang, dengan pemikiran para cendekiawan, dan dengan semangat para pahlawan kita. Maka, segala yang merusak tatanan dan sendi-sendi bangunan bangsa adalah musuh yang harus diberantas dan dimusnahkan.

Tentunya semua itu bisa berjalan efektif manakala masyarakat bisa memahami dan menentukan pilihan-pilihan untuk menjalani perjalanan hidupnya dengan perilaku yang produktif atau bermanfaat bagi diri dan lingkungannya.

Mari jadikan momentum Hari Anti Narkotika Internasional ini sebagai salah satu momentum kita untuk memberanta kejahatan narkoba. Mari kita membuat pilihan-pilihan yang bijaksana dalam hidup ini. Pilihan yang mencerminkan bahwa kita memang layak disebut makhluk mulia. Pilihan itu ialah menjadikan kebijakan abstinence sebagai kebijakan ideal bagi bangsa ini.

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: | Leave a Comment »

Lihatlah Jarak yang Kita Buat

Posted by freddysetiawan on June 25, 2008

Kita semua selalu bersama-sama, tetapi kita semua merasa sangat kesepian
(Dr. Albert Schweitzer)

Mari coba pikirkan sejenak gaya hidup di kota-kota besar abad ke dua puluh ini. Bagaimana setiap orang menjaga diri dari gangguan pribadi yang tidak diharapkan. Lihatlah, banyak orang yang tinggal dalam lingkungan rumah dimana hanya sebulan sekali bertemu dengan tetangga. Tinggal di tengah kota, hidup dikelilingi pagar tinggi dan sistem pengamanan. Kebanyakan memiliki nomor telepon genggam pribadi dan satpam penjaga di pagar. Secara sadar dan sesuai harapan, hal tersebut memang mengurangi kemungkinan munculnya tamu tak diundang, namun sebenarnya hal tersebut juga memutus hubungan dengan orang-orang lain.

Pernahkah kita berpikir sejenak, kita menghabiskan waktu berjam-jam dibalik kemudi dalam kemacetan lalu lintas dan merasa terasing. Kita berbicara dengan komputer. Kita tidak lagi pergi menemui orang lain, namun kita mengirimkan faksimili atau e-mail. Paling tangguh hanya menyapa lewat telepon. Supermall telah menggantikan toko-toko kecil yang penuh keakraban dan ikatan persaudaraan. Makan malam di depan televisi telah menggantikan makan malam bersama keluarga, atau dengan mudah kita makan malam begitu saja di depan kulkas. Bila pergi ke tempat umum, kita cenderung acuh tak acuh. Pandangan semacam ini sebenarnya cara untuk membuat jarak dengan orang lain entah di bis, kereta api, tangga berjalan dan supermarket. Sebuah pandangan yang kosong seakan menyiratkan, “Saya tidak mengenal anda, jangan berbicara dengan saya.” Secara kasar, kita memang hidup dalam keramaian kota besar, namun kita hanya hidup dengan orang-orang sekitar,. Kita semua selalu bersama-sama, tetapi kita semua merasa sangat kesepian.

Kita menonton televisi atau VCD mungkin sekitar empat jam sehari sendirian. Tidak peduli apakah ada orang lain di ruangan, kita asyik dengan acara-acara di televisi. Kita memiliki VCD atau DVD player yang membantu bila tidak ada acara menarik di TV yang dapat kita tonton. Apakah itu buruk? Tidak sepenuhnya buruk. Kita sekarang hidup dalam waktu-waktu yang menyenangkan (dan sangat sesuai), tetapi kita perlu memahami ada begitu banyak tekanan yang mendorong kita menjauhi orang lain. Kehidupan akan menyenangkan apabila kita memiliki pengalaman kebersamaan. Kebahagiaan terbesar, saat-saat paling berharga, tantangan yang paling berat, dan saat-saat paling menyenangkan, kebanyakan terjadi di saat kita bersama dengan orang lain. Pengalaman belajar yang terbesar pun datang dari kebersamaan kita dengan orang lain. Agar hidup bisa menjadi suatu kenangan maka kita perlu menghilangkan beberapa penghalang dengan melakukan usaha khusus untuk bertemu dan berdekatan dengan orang-orang lain.

Dosen filsafatku pernah berkata, “Saya tidak punya waktu banyak dengan anak-anak tetapi saya selalu menjaga KUALITAS daripada waktu.” Sebelum ada kualitas waktu harus ada kuantitas waktu. Bila anak yang berusia sepuluh tahun ingin dibacakan bukunya, diajak berjalan-jalan, atau berguling-guling di rumput, orang tua tidak dapat mengatakan, “Ayo, kita berjalan-jalan dua menit saja,” atau, “Ayo kita berguling-guling sebanyak lima puluh delapan kali namun yang berkualitas.” Hal ini akan berkualitas hanya bila anda berdua telah menyelesaikannya. “Sebaiknya, kita harus berusaha meluangkan waktu untuk orang lain dan membuatnya sebagai prioritas,”.

Namun sayangnya, tekanan pekerjaan, dan gelombang teknologi selalu membawa kita pada arah sebaliknya….

Kita masih memiliki kesempatan melakukan yang terbaik kepada orang-orang yang kita sayangi dan kita cintai. Semuanya belum terlambat.

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

Posted in Motivasi dan Inspirasi | Tagged: | 1 Comment »

Tentang sebuah perasaan seseorang yang terpendam

Posted by freddysetiawan on June 24, 2008

Jika kamu menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan cintamu!
Cinta tidak membutuhkan keraguan

——————————————————————————-

Aku tuliskan sebagaimana aslinya, dengan sedikit perlindungan privasi, bukan semata-mata untuk kepentingan umum, publik maupun khalayak ramai. Tapi hanya sebuah kegundahan hati. Tentang sebuah perasaan seseorang yang terpendam .

someone: aq udah ada 2 orang target cewek yang bakal didatangi ni
didy16_kid: gmn ko sama anak pak H?
someone: aq lg PDKT sama temen dia
someone: gmn keren kan?
someone : ga jadi sama dia
someone : dapat temennya
someone : hahahaha
didy16_kid: gak tau jawab apa, keren aja lah
didy16_kid: jauh2 ke bandung kok cari yang di aceh?
didy16_kid: mau jumpa 1 tahun sekali?
someone : kayak ko ada aja d jkrta?
didy16_kid: aku kan emang gak punya dan gak akan punya pacar. [pernyataan dapat berubah sewaktu-waktu bila ada yang mampu mematahkan komitmen yang telah dibangun berdasarkan landasan yang cukup kuat]
didy16_kid: *sebuah kepingan kesalahan* … read more
someone : oia fred, itulah enaknya jumpa setahun sekali
someone : jadi bisa konsen disini
didy16_kid: ngemeng ko
someone : terus juga bisa hedon disini
someone : hehehe
didy16_kid: alasan, selalu banyak alasan untuk membela diri
someone : tapi fred………….
someone : aq masih suka sama t (anak pak H)
didy16_kid: hahaha, ketawa aku bacanya
didy16_kid: “someone : tapi fred………….someone : aq masih suka sama t (anak pak H)”
someone : hahaha

someone adalah seorang yang mem-post kisah pohon, daun dan angin di milis yahoogroup generasi sekolahku.

DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal ?

Guys…….. .bagi aq artikel di bawah ini bagus banget buat di renungin,,aq jadi mikir mungkin bener juga ya pepatah ” LEBIH BAIK DI CINTAI DARIPADA MENCINTAI” so bagi kalian yg lagi hunting (hehehe bahasanya) ato PDKT jgn nyerah gitu aja,,, tunjukin aja klo kita bner2 sayang n serius ma dia 😉

POHON

Orang2 memanggilku “POHON” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali…

Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya.
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.

AKU menyukainya. .sangat menyukainya..
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandirian nya..kepandaiannya dan kekuatannya…
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena…
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku…
AKU takut…jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang…
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. ..
AKU merasa dia adalah “sahabatku”. ..
AKU akan memilikinya tiada batasnya…tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia…
Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini…
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun…

Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya…
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah…”lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah…
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis…
but AKU tertawa…bercanda dengannya seharian di ruang itu…
Di sudut ruang itu dia menangis…dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal.. .
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana….

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. ..
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin…
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku…
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget…
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku…
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya.. .
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia…
AKU juga sedih…

Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi…
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya…
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku…
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku…
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang…
AKU tau pria itu…dia sering mengejarnya selama ini…
Pria yang baik, penuh energi dan menarik…

AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya…
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya.. .
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku…
AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apadaya…
Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya…
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya. ..

Handphoneku bergetar…ternyata ada SMS masuk…SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis…
SMS itu berbunyi,”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?

DAUN

AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi “Sahabat”.
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya…
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya -CEMBURU-

Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan…
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.

Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi…
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih…
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa…
AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan…
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati…
AKU tau kesukaannya. ..kebiasaannya. ..
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui…
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya, memberinya perhatian, menemani dan mencintainya
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku. ..

Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam…mengharapkan mengirimku SMS…
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untuk ku…
Karena itu, AKU menunggunya…
3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah…
Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu…
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini…

Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku.. setiap hari dia mengejarku tanpa lelah…
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku…
AKU berpikir…apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku untuknya ?!..

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon.
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku…
AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik…
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon…tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal…
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku…

DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?

ANGIN

AKU menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat…
Angin akan meniup Daun terbang jauh…
Pertama kalinya, AKU melihat seseorang memperhatikan kami…
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon…
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya…
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya…
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku. ..seperti daun yang suka melihat Pohon.

Satu hari saja tak kulihat dia…AKU merasa sangat kehilangan.. .
Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang memperhatikan daun…
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi…
Esoknya…Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon…

AKU melangkah dan tersenyum padanya…Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya…
Dia sangat kaget…
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku…

Esoknya…dia datang…menghampir iku dan memberikan kembali kertas itu…
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya… kuhampiri dengan kata2 itu…
Sangat pelan…dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telpku…
AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU…tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku.. .

Selama 4 bln, AKU tlah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya…
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan. ..tapi AKU tidak menyerah…
Keputusanku bulat….AKU ingin memilikinya. ..dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku….

Aku bertanya,” apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas? Mengapa kau selalu membisu?”
Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”…

“Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar…

“Aku menengadahkan kepalaku” dia berteriak…

Kuletakkan telephone… …melompat. …berlari seribu langkah…ke rumahnya…

Dia membuka pintu bagiku…Ku peluk erat-erat tubuhnya…

DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?

Sebuah pesan untukmu…teman. ..
Jika kamu menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan cintamu!
Cinta tidak membutuhkan keraguan

apakah ia sendiri melakukan apa yang disampaikan? Hanya kita-kita yang tahu.

Posted in Cinta Adalah Misteri, Sebuah Perjalanan | Tagged: , | 3 Comments »

Sebuah Mimpi

Posted by freddysetiawan on June 23, 2008

Jangan berhenti bermimpi, karena pada akhirnya semua mimpi kita akan terwujud

———————

Beberapa hari terakhir ini, aku mengalami masalah yang sangat teramat pelik , berbagai keadaan tak terduga dan hal yang mengecewakan membuat angan-anganku yang melayang bebas hancur berantakan . Bahkan, saking besarnya harapan yang terkandung, aku bahkan berimajinasi hal tersebut nyata dan seolah terjadi, namun terakhir aku sadar itu hanya mimpi yang hadir dibawah ambang kesadaranku .

Aku tahu, mungkin aku berusaha kurang keras, tidak gigih ataupun gagal memaksimalkan segala peluang. Namun aku juga sadar, keberuntungan memang tidak pernah berpihak padaku, sesekali dan sedikit aku mencoba bermain air, bahkan hanya bermain di tepian sungai, tanpa ampun aku tergelincir dan terjerat oleh arus kencang yang biasanya tidak pernah hadir .

Aku tahu, dalam hidup, setiap orang memiliki impian. Namun kita harus siap jika impian tersebut tidak mampu diraih, kita harus mampu berlapang dada dan menerima keadaan. Dan kita juga harus siap menerima impian yang terwujud dengan tidak lupa diri dan selalu bersyukur kepada Allah.

Hidup memang selalu dipenuh kejutan, baik itu hal positif maupun hal negatif, yang pasti selalu ada makna dan hikmah dibalik semua itu, tapi tidak semua orang menyadarinya. Jika kita mampu sadar dan tidak hanyut berlebihan, kita bisa menjadikan hal tersebut untuk meraih yang lebih baik.

Aku masih ingat, ketika pagi ini aku terbangun tidur, seketika itu aku menyadari bahwa semua itu hanya mimpi, dan aku tidak dapat hidup dalam sebuah dunia mimpi, dunia angan-angan dibawah ambang kesadaran. Dunia dimana hal tersebut terjadi…

Ketika masa nilai telah harus diterima oleh para mahasiswa-mahasiswa.
Aku membuka halaman riwayat akademisku…
Disanalah, aku melihat sebuah nilai-nilai yang begitu mempesona, tersusun rapi, berjejer dengan indahnya. Sebuah harapan yang tidak pantas aku dapat jika melihat kinerjaku yang masih belum maksimal. Hehe

Namun itulah hidup

Jangan berhenti bermimpi, karena pada akhirnya semua mimpi kita akan terwujud.
Teruslah bermimpi dan berusaha semaksimal mungkin

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: | Leave a Comment »

Unlucky lazyboy

Posted by freddysetiawan on June 22, 2008

sebanyak apapun orang yang menyemangati kita, mendampingi kita, kita tetap harus melewatinya sendiri

—–

Dalam seminar Psikologi tentang menbentuk jati diri beberapa bulan lalu, pembicara mengatakan di masa-masa remaja seperti yang aku alami sekarang ini, wajar jika kadang kita memiliki 1001 nama yang kita ciptakan sendiri, sebut saja Didy Kidz, Master Criminal, Hesdey Van Deursen, Prince of Heaven, Little Leader, dLL. hal tersebut tak lain dan tak bukan adalah bagian dari proses kita untuk mencari jati diri kita dan dalam proses membentuk pribadi kita yang sesungguhnya.

Ada sebuah nama sederhana yang aku rasa cukup menarik, yang pernah aku pakai dalam proses pencarian mencari jati diri yang sampai saat ini belum aku temukan seutuhnya. Namanya adalah unlucky lazyboy. Sekilas kita mendengar, kita sudah tahu maksud namanya. Sangat sederhana, simpel dan mudah terbaca. Namun dalam usaha membentuk pribadi yang kokoh, nama tersebut bukan tanpa makna, justru sangat berkarakter, demikian menurutku. Meski nama tersebut merupakan bagian dari usaha melampiaskan apa yang dirasakan dan dialami, namun nama tersebut juga merupakan tekad yang kuat untuk melepaskan diri dari jeratannya yang kokoh. Sebut saja bila kita mendengar nama tersebut, kita akan termotivasi dan berusaha untuk berubah menjadi lebih baik, demikian kilahku, dan itulah harapan. Namun tak dapat dipungkiri, jika kita adalah orang yang rapuh dan lemah, kita akan terjerat dengan nama yang kita kekang sendiri, kita terikat dengan identitas yang kita buat sendiri. Mungkin itulah kenapa orang sering menyebutkan nama adalah doa. Karena gambaran tersebut akan mengikuti karakter kita, jika kita tidak mampu meraih hal positif dan hanya berpangkutangan menerima nasib. betapa banyak orang yang menyemangati kita, mendampingi kita, kita tetap harus melewatinya sendiri. Itulah hidup.

Lazyboy, tak dapat dipungkiri, ada satu sifat yang saat ini belum mampu dan sedang dalam proses aku hilangkan, sifat malas. Sifat malas merupakan salah satu sifat yang menghambat kemajuan dan sangat harus dimusnahkan secepatnya. Sifat ini memang bukan sifat dasar yang aku miliki, tapi lama-kelamaan seolah mulai merasuki tubuh dan menjadi tabiat resmi. Kehidupan duniawi yang keras dan penuh godaan nan cobaan ini membuat aku yang rapuh ini lalai dan terpengaruh oleh terpaan ombak kemalasan. Aku pun sadar, aku harus berubah. Dan inilah yang sedang aku lakukan saat ini. Aku selalu berharap bantuan saran, semangat dan doa dari seluruh sahabat-sahabat. Dengan harapan dapat menuju kehidupan yang lebih baik.

Unlucky, sifat ketidak beruntungan adalah sifat yang tidak pernah lepas dari diriku, seolah garis tanganku tidak memiliki garis keberuntungan. Mungkin ini memang sebuah sifat sah. sebut saja jika aku terapit oleh 2 pilihan, pilihan yang aku ambil hampir selalu adalah pilihan yang salah. dilain kesempatan jika ikut suatu undian. Jika terdapat 100 peserta dengan 99 hadiah, maka 1 orang yang tidak mendapat hadiah itu dapat dipastikan aku. Tapi moga-moga tidak lagi demikian.

Namun beberapa hari terakhir, aku semakin membuktikan kalo diriku memang tidak memiliki sebuah keberuntungan. Aku teringat sebuah kisah dulu di semester 1, pendekar paling tangguh di awal, harus pupus diseiring perjalanan. Hilang bersama waktu. Hingga menjadi pecundang di akhir perjalanannya. Begitu pula dengan yang aku alami sekarang, aku yang merajai perjalanan diawal, harus patah di pekan terakhir, kehilangan nilai yang seharusnya mampu aku raih. Aku yang tidak beruntung.

Ingin rasanya berteriak menuntut keadilan, sedikit keberuntungan seperti orang-orang yang selalu beruntung…
Namun tampaknya Unlucky Lazyboy, memang masih harus dipakai…

Posted in Sebuah Perjalanan, Sekilas Tentang Dunia | Tagged: | 2 Comments »

Bintang Sahabat

Posted by freddysetiawan on June 21, 2008

Bintang Sahabat (By: Ayiem 73)

ada sekumpulan bintang yang kita panggil sahabat.
peneman sunyi malam dengan selumbar cahaya seni.
bintang bintang kecil yang jadikan hidup makin indah.
bersinar sinar di kejauhan, teratur indah di galaksi hidup.

apabila perjalanan makin jauh,
tinggallah bintang bintang sahabat.
bintang paling kecil hilang di telan gelap,
bintang yang besar berkedip kedip menyuluh jalan.
dan di malam malam yang gelap
kita terlihat kerdipannya lantas
mengingatkan pada cahaya kecilnya
yang pernah jadi peneman.
juga diseketikanya, dalam perjalanan yang jauh ini
kita ketemu bintang yang pernah kita kenal,
tapi kita lupa tempatnya, lupa waktunya.

buat bintang sahabatku,
biarku pernah berteman bulan,
bersaing mentari dan kejora,
ingatan pada cahaya kecilmu,
sebenarnya tak pernah padam.

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | 1 Comment »