Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Sebuah Keadaan Ketika Tak Ada Yang Harus Kutuliskan

Posted by freddysetiawan on June 14, 2008

Sebuah Dingin (By: Lie Monliong)

ingatkah kau?, ketika jejari kita lentik menari memainkan tari huruf ..
sejak mata – perasaan kita membeku merumuskan rindu yang telah mengigil

kuduga kau memang menyimpan cerita itu, yang sudah menjadi tradisi
seperti daun yang menyimpan sunyi bertahun-tahun

apa yang tersisa ?
hanya tanda yang tertinggal
menyimpan rahasia ..

menyeret engkau, menyeret aku
pada gerimis yang rebah di rerumputan

tapi masih ada yang menyelinap
tak bersuara – tak terbaca
di kesuriah remang cuaca

menyaksikan pintu – jendela bertambat rapat
menyisakan bunyi yang bergema…
sampai pada saatnya, waktu menyeretku perlahan-lahan

pada hari yang mengeras
lalu segala membeku
dingin

yang menyerah.

Kisah Bidadari (By: Erwin Arianto)

Angin telah surut berhembus
tidak ada lagi bisik angin untuk bidadari
tak ada lagi kepak sayap bidadari yang indah
tak juga celah bagi angin untuk bernyanyi

Kisah angin bidadari sudah usai
selalu saja ada yang tertinggal
Disaat angin tak dapat lagi menyangkal
Serpih sayap yang berganti luput melunglai

angin ingin memecah semesta dunia
Padamkan gairah hingga tak tersisa
lihatlah angin meratap di batas senja
Angin berusaha pergi tuk melupa semua

Kini bidadari telah pergi ke nirwana
Menggapai sang dewa menghepas sang angin ini
Karena semua tinggal sebuah kenangan lama
cerita angin-bidadari harus terkubur mati sampai disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: