Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Archive for July, 2008

Sebuah Tulisan Tentang Kehangatan

Posted by freddysetiawan on July 31, 2008

Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutanmu. Kamu akan menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal tidak sesulit yang kau bayangkan.
——————————————————-

Seorang anak lahir setelah 11 tahun pernikahan. Mereka adalah pasangan yang saling mencintai dan anak itu adalah buah hati mereka. Saat anak tersebut berumur dua tahun, suatu pagi si ayah melihat sebotol obat yang terbuka. Dia terlambat untuk ke kantor maka dia meminta istrinya untuk menutupnya dan menyimpannya di lemari. Istrinya, karena kesibukannya di dapur sama sekali melupakan hal tersebut.

Anak itu melihat botol itu dan dengan riang memainkannya. Karena tertarik dengan warna obat tersebut lalu si anak memakannya semua. Obat tersebut adalah obat yang keras yang bahkan untuk orang dewasa pun hanya dalam dosis kecil saja. Sang istri segera membawa si anak ke rumah sakit. Tapi si anak tidak tertolong. sang istri ngeri membayangkan bagaimana dia harus menghadapi suaminya.

Ketika si suami datang ke rumah sakit dan melihat anaknya yang telah meninggal, dia melihat kepada istrinya dan mengucapkan 3 kata.

Mungkin kita bertanya-tanya dengan beberapa pertanyaan:
1. Apa 3 kata itu ?
2. Apa makna cerita ini ?

Jawabannya sederhana
Sang Suami hanya mengatakan “Saya bersamamu sayang

Reaksi sang suami yang sangat tidak disangka-sangka adalah sikap yang proaktif. Si anak sudah meninggal, tidak bisa dihidupkan kembali. Tidak ada gunanya mencari-cari kesalahan pada sang istri. lagipula seandainya dia menyempatkan untuk menutup dan menyimpan botol tersebut maka hal ini tidak akan terjadi.

Tidak ada yang perlu disalahkan. Si istri juga kehilangan anak semata wayangnya. Apa yang si istri perlu saat ini adalah penghiburan dari sang suami dan itulah yg diberikan suaminya sekarang.

Jika semua orang dapat melihat hidup dengan cara pandang seperti ini maka akan terdapat jauh lebih sedikit permasalahan di dunia ini. Buang rasa iri hati, cemburu, dendam, egois dan ketakutanmu. Kamu akan menemukan bahwa sesungguhnya banyak hal tidak sesulit yang kau bayangkan. Kadang kita membuang waktu hanya untuk mencari kesalahan orang lain atau siapa yang salah dalam sebuah hubungan atau dalam pekerjaan atau dengan org yang kita kenal. hal ini akan membuat kita kehilangan kehangatan dalam hubungan antar manusia.

Sumber: Kumpulan kisah cinta tanpa batas

Posted in Cinta Adalah Misteri, Sebuah Perjalanan | Tagged: | Leave a Comment »

Isra Bersama Rasulullah Ke Langit Yang Paling Tinggi

Posted by freddysetiawan on July 30, 2008

Barang siapa yang ingin melakukan suatu kebaikan kemudian tidak melaksanakannya, maka Ku-tuliskan untuknya satu kebaikan. Dan jika ia mengerjakannya, maka Ku-tuliskan untuknya sepuluh kebaikan. Barangsiapa ingin melakukan kejelekan kemudian tidak melakukannya, maka Aku tidak menulis apa-apa padanya. Dan jika ia mengerjakannya, maka Aku menuliskannya satu kejelekan.

—————————————————–

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya dari Anas Ibnu Malik bahwa Rasulullah saw. bersabda:

Didatangkan untukku Buraq yang merupakan hewan putih, panjangnya diatas himar dan dibawah bagal, kukunya berada di akhir ujungnya. Beliau bersabda, `Aku segera menungganginya hingga tiba di Baitul Maqdis.’ Beliau bersabda, `Lalu ia mengikatnya dengan tali (rantai) yang biasa dipakai oleh para nabi untuk mengikat.’ Beliau melanjutkan, `Kemudian aku memasuki masjid (Baitul Maqdis) dan mendirikan shalat dua rakaat. Setelah itu, aku keluar. Lalu Malaikat Jibril a.s. mendatangiku dan menyodorkan dua buah gelas yang satu berisi khamar dan lainnya berisi susu. Aku memilih gelas yang berisi susu dan Jibril a.s. berkata, `Engkau telah memilih kesucian.’

Kemudian ia naik bersamaku ke langit yang pertama. Jibril meminta dibukakan pintu. Lalu (malaikat penjaga langit pertama) bertanya, `Siapakah kamu.’ Jibril a.s. menjawab, `Jibril.’ Kemudian ia ditanya lagi, `Siapakah yang besertamu?’ Jibril a.s. menjawab, `Muhammad.’ Malaikat itu bertanya, `Apakah kamu diutus?’ Jibril menjawab, `Ya, aku diutus.’ Lalu pintu langit dibukakan untuk kami. Ternyata aku bertemu dengan Nabi Adam a.s. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.

Setelah itu Jibril a.s. naik bersamaku kelangit yang kedua dan meminta dibukakan pintu. Lalu pintu langit kedua dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan dua putra paman Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria a.s., keduanya menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.

Lalu Jibril a.s. naik bersamaku ke langit yang ketiga dan meminta dibukakan pintu langit ketiga. Lalu pintu langit ketiga dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Yusuf a.s. yang telah dianugerahi sebagian nikmat ketampanan. Ia menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.

Kemudian Jibril a.s. naik bersamaku kelangit keempat dan meminta dibukakan pintu langit keempat. Lalu pintu langit keempat dibukakan untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Idris a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan. Allah SWT berfirman, `Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.’

Setelah itu Jibril a.s. kembali naik bersamaku kelangit yang kelima dan meminta dibukakan pintu langit kelima. Lalu ia membukakan pintu langit yang kelima untuk kami, Di sana aku bertemu dengan Harun a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.

Malaikat Jibril a.s. kembali naik bersamaku ke langit yang keenam dan meminta dibukakan pintu untuk kami. Lalu ia membukakan pintu keenam untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Musa a.s. yang menyambutku dan mendoakanku dengan kebaikan.

Lalu Jibril a.s. naik lagi bersamaku ke langit yang ketujuh dan meminta dibukakan pintu langit ketujuh. Kemudian malaikat penjaga pintu langit ketujuh membukakan pintu untuk kami. Di sana aku bertemu dengan Ibrahim a.s. yang menyandarkan punggungnya ke Baitul Ma’mur yang setiap harinya dimasuki oleh tujuh puluh ribu malaikat dan tidak kembali kepadanya -sebelum menyelesaikan urusannya.

Setelah itu, ia pergi bersamaku ke Sidratul Muntaha. Ternyata, daun-daunnya sebesar kuping gajah dan buah-buahannya menyerupai buah anggur. Begitu perintah Allah SWT menyelubunginya dan menyelubungi apa-apa yang akan diselubungi, ia segera berubah. Tidak ada seorang makhluk Allah pun yang mampu menyifati keindahan dan keelokannya. Lalu Allah Maha Agung mewahyukan apa-apa yang akan diwahyukan-Nya kepadaku dan mewajibkanku untuk mendirikan shalat lima puluh kali setiap hari sehari semalam. Setelah itu, aku turun menemui Musa a.s.. Ia bertanya kepadaku, `Apakah gerangan yang telah diwajibkan Allah SWT atas umatmu.’ Aku menjawab,’ Mendirikan shalat sebanyak lima puluh kali.’ Kemudian ia berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah kepada-Nya keringanan. Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Sesungguhnya aku telah berpengalaman mencobanya kepada Bani Israel.’ Beliau melanjutkan sabdanya, `Kemudian aku kembali kepada Rabb-ku dan memohon, `Wahai Rabb, berikanlah keringan untuk umatku.’ Dan Ia mengurangi menjadi lima kali. Setelah itu, aku kembali menemui Musa a.s. dan kukatakan kepadanya, `Ia telah mengurangi menjadi lima kali.’ Namun Musa a.s. kembali berkata, `Sesungguhnya umatmu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu. Karena itu kembalilah kepada Rabb-mu dan mohonlah keringanan.’ Lalu aku bolak-balik bertemu antara Rabb-ku Yang Maha Tinggi dengan Musa a.s.. Lalu Dia berfirman, `Wahai Muhammad, sesungguhnya kelima shalat itu dilaksanakan setiap sehari semalam. Setiap shalat dihitung sepuluh yang berarti berjumlah lima puluh shalat. Barang siapa yang ingin melakukan suatu kebaikan kemudian tidak melaksanakannya, maka Ku-tuliskan untuknya satu kebaikan. Dan jika ia mengerjakannya, maka Ku-tuliskan untuknya sepuluh kebaikan. Barangsiapa ingin melakukan kejelekan kemudian tidak melakukannya, maka Aku tidak menulis apa-apa padanya. Dan jika ia mengerjakannya, maka Aku menuliskannya satu kejelekan.‘ Beliau kembali melanjutkan sabdanya, `Lalu aku turun hingga sampai kepada Musa a.s. dan memberitahukan hal tersebut. Musa a.s. berkata, `Kembalilah kepada Rabb-mu dan memohonlah keringanan.’ Saat itu Rasulullah saw. bersabda, `Aku katakan kepadanya, `Aku telah berulang kali kembali kepada Rabb-ku hingga aku merasa malu kepada-Nya.’

Sumber: Kumpulan kisah islami

Posted in Kajian Islam, Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Antara Catatan Harian dan Nasib

Posted by freddysetiawan on July 29, 2008

Menulis bukanlah sebuah perkara mudah. Ia adalah kemampuan menggabungkan unsur seni, logika dan perasaan
——————————————–

Buku harian adalah rahasia perasaan paling pribadi, bahkan terkadang tidak ada seorangpun boleh tahu. Namun tidak bagiku, aku bukan orang yang suka menulis buku harian, aku hanya menulis sebuah catatan harian, sebuah catatan tentang kegundahan hatiku pada dunia, catatan untuk umum.

Banyak orang berkata bahwa sebuah coretan hati yang tertuang mengikuti tulusnya perasaan seseorang, mulai dari paling pahit hingga manisnya perjalanan kehidupanmu. Aku sempat bertanya pada diriku sendiri. Apakah aku juga demikian? Entahlah

Suatu ketika, aku pernah berkata kepada salah seorang sahabatku yang tergolong memiliki hobi menuliskan buku harian “hati-hati menulis buku harian, karena itu justru akan menjadi nasib loe

Dengan polos dia bertanya “Apa kaitan antara catatan harian dan nasib?

Ketika loe yakin bahwa nasib loe terus-terus sial, dan setiap kesialan loe tulis di buku harian loe, maka disadari kesialan akan makin banyak saja. Ketika loe yakin dan merasa diri loe miskin dan loe selalu menuliskannya, maka loe akan benar-benar miskin dan tidak akan pernah kaya

Ah… gak menjamin

Yup, setuju banget, memang gak menjamin 100%. Tapi loe pasti pernah dengar tentang sugesti tentang sakit dan dokter, bila loe percaya pada seorang dokter, cukup dengan minum obat beberapa kali, yakin dapat segera sembuh, insya Allah loe bakal sembuh secepatnya. Namun sebaliknya, bila loe pergi ke seorang dokter, dokter ahli sekalipun, namun loe gak yakin pada dokter tersebut dan gak optimis bisa sembuh, maka kesembuhan itu terkadang gak datang. Itulah prinsip kerja pikiran bawah sadar. Pikiran percaya apapun yang kamu katakan. Jadi ingat, mengisi dan menulis buku harian ataupun catatan harian (freddy setiawan’s journey) pada dasarnya kita sedang berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar. So hati-hati. Mungkin banyak orang yang menyepelekan menulis, sesungguhnya menulis bukanlah sebuah perkara mudah. Ia adalah kemampuan menggabungkan unsur seni, logika dan perasaan

Jadi harus gimana donk?

Gue juga bukan seorang penulis handal, masih jauh dari kesempurnaan, penuh kekurangan, masih banyak lubang yang harus ditambal, namun alangkah baik jika kita terus memperbaiki diri. Kalo dari segi saran, saran gue loe boleh saja menceritakan perasaan sedih loe ataupun duka lara loe, sekali lagi itu tergantung pada diri loe, lagian itu juga buku harian loe, milik loe sendiri, gue gak ada hak untuk mencampuri apa yang loe tulis, tapi ingat hati-hatilah dalam menuangkan perasaan loe. Alangkah lebih baik jika disetiap kegundahan hati loe, loe jangan terlalu larut dalam perasaan itu, loe juga harus mencari dan menuliskan sebuah solusi agar loe bisa bangkit, sehingga kegagalan, kesedihan itu gak bakal terulang, sehingga ia menjadi pembelajaran bagi loe untuk lebih baik ke depan. Tuliskan hal yang positif dari kejadian tersebut, ingat setiap kejadian pasti ada hikmah, orang yang beruntung adalah orang yang dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian dan pengalaman, ingat pengalaman adalah guru terbaik.

Ya…ya… ampun bos, semangat banget sih…

Hehe… maklum, gue sedang semangat-semangatnya menulis nich, bahkan buruknya, terkadang gue bisa melupakan segalanya kalau gue lagi menulis.

Jangan lupa shalat tu bos, setting shalat time di komputer loe

Siip

Aku teringat pada kata-kata dosen filsafatku tentang The Law of Attraction
1. Everything draws to itself what which is like itself
2. Whatever you hold in your mind, your body move toward

You are what u think, be careful with your wish, if you think you can then you can, you can do anything if you have faith.

Ketika kita menulis dan berharap, maka saat itu kita memancarkan apapun perasaan dan apapun yang kita pikirkan. Kalau kita berpikir positif dan gembira menghadapi sesuatu hal yang buruk, maka hal buruk itu akan berubah menjadi positif dan menyenangkan. Jika kita selalu berpikir positif, seperti Pygamlion, maka kita selalu memprogram ulang untuk menciptakan mindset positif dalam kepala kita.

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Kota-Kota Tua Bawah Laut

Posted by freddysetiawan on July 28, 2008

Alexandria, Egypt: Lepas pantai Alexandria, kota dari Alexander the Great, terbentang apa yang dipercayai sebagai puing-puing kamar dan ruangan kebesaran Cleopatra. Dipercayai bahwa gempa besar sekitar 1500 tahun yang lalu yang menyebabkan tempat ini tenggelam di dalam laut bersama dengan peninggalan-peninggalan bersejarah, patung-patung dan bagian-bagian lain dari istana Cleopatra.

Bay of Cambay, India: Beberapa tahun yang lalu ditemukan sebuah kota berumur lebih dari 9500 tahun. Lebih penting lagi penemuan ini lebih tua 5000 tahun dari apa yang pernah ditemukan di daerah ini, memaksa para ahli sejarah untuk mengevaluasi kembali pengertian mereka tentang sejarah kebudayaan di daerah itu. Penemuan ini dinamakan Dwarka atau Kota Emas, yang dinamakan menurut kota tua dalam laut yg dimiliki dewa Khrisna.

Kwan Phayao, Thailand: Sebetulnya candi berumur 500 tahun yang berada di dasar danau Phayao tidak aneh.Tetapi yang aneh adalah bahwa danau tersebut baru dibuat dengan sengaja 70 tahun yang lalu.

Yonaguni-Jima, Japan: Ditemukan oleh seorang pemandu tur selam kurang lebih 20 tahun yang lalu. Banyak kontroversi tentang piramid misterius yang ditemukan lepas pantai jepang.Bangunan ini terlihat seperti dipahat dari lempengan batu menggunakan peralatan yang diduga tidak atau belum ada pada jaman dahulu di area ini.

Havana, Cuba: Sebuah tim ilmuwan melanjutkan penelitian tentang puing-puing megalitic di selat Yucatan dekat Cuba. Mereka menemukan bukti bahwa ada sebuah pemukiman urban sepanjang beberapa mil sepanjang pantai. Beberapa percaya bahwa yang dahulu tinggal ditempat tersebut adalah kebudayaan America tua.

North Sea, Europe: Sebuah landscape baru-baru ini ditemukan di bawah Laut Utara. Dulu pernah didiami oleh manusia kurang lebih 10000 tahun yang lalu. Area tersebut dulu adalah sungai, danau dan samudra sekarang ada di bawah dasar laut.

Atlantis, Antarctica? Lebih dari 100 tahun yang lalu seorang kurator museum di Istanbul menemukan sebuah peta tua. Setelah menelitinya dia menemukan lokasi yang ditandai dengan deretan gunung yang lokasinya adalah dimana Antartica sekarag berada. Peta ini adalah salah satu dari sekian bukti yang menyatakan bahwa Antartica adalah kota Atlantis yang hilang. Bukti terbaru adalah penemuan menggunakan teknologi sonar yg menunjukkan bahwa ada struktur lagi dibawah Antartica.

Sumber: Kumpulan rahasia tentang dunia

Posted in Sekilas Tentang Dunia | Tagged: , , | Leave a Comment »

Bisikan Kerinduan

Posted by freddysetiawan on July 27, 2008

Bisikan Kerinduan (By: Fonda)

Semilir angin yg berselirih
Berbisik syahdu bergemerisik
Diatas panduan melody kasih
Mendayu-dayu melambai symfoni
Hamparan keindahan yg terbentang
Mengukir panorama nan merdu
Mengulas bait yg di sampaikan
Terilustrasi oleh kisah cintamu
Berdo’a didalam kerinduan
Kekhusuan akan kerinduan
Akankah kau mendengar???
Jeritan pilu kerinduan hati

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | Leave a Comment »

Sebuah Coretan Tentang Kehidupan

Posted by freddysetiawan on July 26, 2008

Cahaya Kehidupan (By: Ciung Winara)

Di dalam kehidupan
keindahan akan terpancar
bila hati mempunyai ketenangan
kedamaian dan ketulusan

Kita mampu mengatasi
segala-galanya dengan tabah
demi kehidupan yang penuh
pancaroba

Tiada
keresahan dan kekecewaan
seandainya
ketenteraman bertahta di kalbu

Maka
segala-galanya akan kelihatan indah
meskipun
sesuatu melanda bak gelombang bergelora.

Jalan Derita (By: Ciung Winara)

Jangan kau masuk
ruangan jalan derita
dengan tangis dan trajis
dengan sendu dan sayu
sehingga menjadi tetamu
di penjuru waktu

Jangan kau masuk
ruangan jalan derita
jiwa menjadi korban
dan langkah
terhenti di hujung jalur
kesakitan menakluk

Jangan kau masuk
ruangan jalan derita
yang menjanjikan
kebahagiaan
yang menebarkan
segala kenikmatan
dalam dakapan
penderitaan.

*dari mana-mana

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | 1 Comment »

Manusia Yang Menangis

Posted by freddysetiawan on July 25, 2008

Renungkanlah
Penerbangan keranda hijau airlines bukan mengendarai pesawat, tapi memakai 4 manusia yang menjadi roda.
Bekal yang kita bawa bukan uang, atau harta, tapi amalan ibadah
Baju yang kita pakai tanpa merek, tanpa desain dan tanpa motif, hanya kain kafan putih
Paspor kita bukan IDN (Indonesia), tapi Alif Lam
Visa kita bukan 2 tahun, tapi selamanya
Yang melayani kita bukan pramugari, tapi malaikat mungkar dan nangkir
Pendaratan kita bukan di Malaysia atau Singapore, tapi tanah kuburan
Tempat tidur kita bukan Spring bed, tapi tanah liat
Marilah kita renungkan bersama-sama bila waktu itu datang. Allah tidak mengenal kata terlambat.
——————————————

Rasanya sudah cukup lama aku tidak menangis, aku terlalu lalai dengan berbagai canda dan tawa yang tidak berguna, egoku terlalu tinggi saat ini, hatiku mulai keras dan seolah kehilangan perasaan. Namun kali ini aku benar-benar ingin menangis, menumpahkan segala peluh dan kesahku, meneteskan air mata yang mulai beku, aku ingin menjadi cengeng, aku ingin mengadu dan memohon ampun pada Allah Tuhan semesta alam akan segala kesalahan dan dosa-dosa yang selalu dan setiap hari aku lakukan. Aku ingin kembali menjadi manusia yang menangis, menangis karena takut kepada Allah, kembali dekat dengan Allah, kembali dari ketersesatan dan kelalaian kehidupan dunia.

Renungkanlah
Penerbangan keranda hijau airlines bukan mengendarai pesawat, tapi memakai 4 manusia yang menjadi roda.
Bekal yang kita bawa bukan uang, atau harta, tapi amalan ibadah
Baju yang kita pakai tanpa merek, tanpa desain dan tanpa motif, hanya kain kafan putih
Paspor kita bukan IDN (Indonesia), tapi Alif Lam
Visa kita bukan 2 tahun, tapi selamanya
Yang melayani kita bukan pramugari, tapi malaikat mungkar dan nangkir
Pendaratan kita bukan di Malaysia atau Singapore, tapi tanah kuburan
Tempat tidur kita bukan Spring bed, tapi tanah liat
Marilah kita renungkan bersama-sama bila waktu itu datang. Allah tidak mengenal kata terlambat.

Posted in Kajian Islam, Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Gagal Adalah Sukses Yang Tertunda

Posted by freddysetiawan on July 24, 2008

(Kesulitan+kesengsaraan)-(kesabaran+pantang nyerah)= kebahagiaan

—————————————————————

Siapa sih yang tidak pernah gagal? Superhero macam Spiderman pun pernah menjuntai di ketinggian gedung karena kehilangan jaring. Superman langsung tak berdaya kalau sudah kena batu dari planet Krypton. Yeah, itu memang dongeng dan hanya kisah fiksi. Intinya, sejago apa pun, apalagi manusia normal pasti pernah gagal. Jadi, jangan pernah menyerah.

Setiap orang pasti pernah mengenal kegagalan. Entah kegagalan dalam hubungan percintaan, pekerjaan, bisnis atau hal-hal sepele yang kita temui setiap hari. Bila kadarnya masih kelas ringan, mungkin banyak yang berhasil dengan mulus melewati kegagalan tersebut. Namun bila sebaliknya, tak banyak yang sanggup menerimanya secara gagah perkasa dan menjadikannya cambuk untuk mencapai sukses.

Inilah ironisya, banyak orang sukses yang mengalami kegagalan hanya karena selalu dihinggapi perasaan takut gagal. Sebaliknya, banyak orang yang secara kemampuan biasa saja, namun bisa sukses berkat kepercayaan diri, dan yang paling penting, tidak takut gagal.

INTROSPEKSI DIRI
Saat kegagalan menimpa kita, yang pertama kali dirasakan adalah shock, kecewa dan tidak terima. Jangan dilawan. Biarkan perasaan-perasaan itu menyelimuti diri kita. Setelah itu, beri waktu untuk memikirkan apa yang sesungguhnya terjadi. Carilah poin-poin penting yang menyebabkan kegagalan. Dari sini kita bisa mengambil pelajaran untuk mengambil langkah selanjutnya.

MENCARI PUNDAK
Saat merasa gagal, kita cenderung memendam semuanya seorang diri. Sekarang saatnya kita berbagi, carilah a shoulder to cry on. Bagilah cerita pada kawan dekat, sahabat, keluarga atau mungkin pakarnya. Bercerita pada orang lain bisa membuat setengah beban di pundak kita berkurang. Mintalah pendapat mereka tentang masalah yang tengah dihadapi dan bagaimana kita keluar dari problem tersebut.

HAP HAP HAP!
Seberapa besar pun kegagalan yang dialami, tetaplah bersemangat menghadapi hidup. Kita bukanlah orang pertama yang pernah merasakan kegagalan. Ingat, kegagalan itu bisa menimpa siapa saja. Pacu semangat dengan melakukan kegiatan berkualitas. Kita tidak bisa menghasilkan apa-apa, jika hanya merenung, duduk melamun, bersedih-sedih. Anda hanya perlu tekad lebih bulat untuk terus berusaha lebih keras lagi. Ayo hap hap hap!

HADAPI CELAAN
Banyak orang yang masih tidak tahan mendapat kritik. Setiap kritikan yang datang dianggap sebagai serangan pribadi. Padahal, dari kritik merekalah kita bisa mengoreksi kekurangan diri. Kalau tidak ada feedback, bagaimana mungkin kita bisa berkembang, berkreasi dan melakukan inovasi.

BERGAUL SELUASNYA
Biarkan orang tahu kemampuan kita. Jangan takut pada anggapan bahwa kesempatan hanya datang sekali. Ubahlah paradigma kita. Bukan kesempatan yang menghampiri kita, tapi kitalah yang seharusnya menghampiri kesempatan. Bergaul seluas-luasnya adalah satu cara untuk mendapat kesempatan kedua, ketiga dan seterusnya.

PASTI BISA!
Jangan buru-buru patah semangat dan kapok begitu kegagalan menghampiri diri kita. Think positive. Kita tidak segagal itu. Orang-orang hebat di luar sana tidak pernah mengkeret ketika gagal. Yakin, peluang untuk meraih sukses masih tetap terbuka. Bukankah ada ungkapan, bila satu pintu tertutup, maka ada dua-tiga jendela lagi yang terbuka?

Beranilah untuk gagal. Mungkin kita memang akan jatuh berkali-kali, tapi itu satu-satunya cara untuk tumbuh. Kalaupun gagal, setidaknya, itu masih lebih baik karena Anda pernah mencobanya.

(Kesulitan+kesengsaraan)-(kesabaran+pantang nyerah)= kebahagiaan

Jalan menuju BAHAGIA & SUKSES tidak selalu LURUS.

Ada tikungan bernama KEGAGALAN, Ada bundaran bernama KEBINGUNGAN, Ada tanjakan bernama TEMAN, Ada lampu merah bernama MUSUH, Ada lampu kuning bernama KELUARGA.

Dalam hidup, kita akan mengalami berbagai hal, ban Kempes, pecah, itulah HIDUP. Tapi jika kita membawa ban Serep bernama TEKAD, mesin bernama KETEKUNAN, asuransi bernama IMAN. Sampailah di daerah yang disebut SUKSES & BAHAGIA

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , | Leave a Comment »

Hari Anak Nasional

Posted by freddysetiawan on July 23, 2008

Jangankan bermimpi untuk sebuah masa depan yang penuh harapan, setiap hari mereka bergelut dengan kesulitan hidup yang menuntut mereka dewasa sebelum waktunya mengecap kegetiran hidup

———————————————–

Tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Berbanggalah anda yang saat ini masih berstatus sebagai anak. Bagaimana tidak? Hari ini sengaja didedikasikan bagi kita, anak-anak Indonesia. Anak-anak yang akan dan sedang membawa bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik.

Orang tua selalu mengatakan sampai umur berapapun kita, selama mereka hidup di dunia ini kita akan selalu menjadi seorang anak di mata mereka. Terkadang hal ini masih sulit diterima oleh sebagian orang. Masa sudah punya anak masih terus dibilang anak-anak null. Perasaan ini baru terasa sampai akhirnya menginjak fase hidup seperti orang tua kita.

Sejak hari ini, mari kita jalani hidup dengan tambahan semangat dari HAN. Sebagai anak yang mulai ‘dewasa’ coba berusaha memberikan sesuatu yang lebih bermakna dalam hidup anak-anak kita . Tidak hanya anak sendiri, tapi juga anak-anak yang lain. Pastikan mereka mempunyai bekal tidak hanya harta dan jabatan. Pastikan mereka mempunyai modal hati dan pikiran yang kuat. Semua itu kelak akan menjadi bekal mereka dalam hidup berdampingan di Indonesia yang lebih baik nantinya.

Hari anak Nasional hendaknya tidak dimaknai sebagai sebuah peringatan semata. Betapa banyak anak-anak miskin yang berjuang untuk sekedar bertahan hidup. Jangankan bermimpi untuk sebuah masa depan yang penuh harapan, setiap hari mereka bergelut dengan kesulitan hidup yang menuntut mereka dewasa sebelum waktunya mengecap kegetiran hidup. Keterbatasan yang membuat rona keceriaan hilang dan apa yang bisa mereka lakukan selain bertahan.

Selamat Hari Anak Nasional sahabat!

Posted in Sebuah Perjalanan, Sekilas Tentang Dunia | Tagged: , | Leave a Comment »

Antara Facebook dan Kualitas Masa Depan

Posted by freddysetiawan on July 22, 2008

Kualitas masa depanmu sangat bergantung kepada kualitasmu hari ini
—————————————————

Beberapa sahabat sempat menyuruhku untuk segera membuat facebook. Namun aku selalu menolak, alasanku sangat sederhana, malas, lagi gak mood, ntar aja kapan-kapan dan sebagainya . Salah seorang sahabat sempat bercanda mengejek “udahlah fred, jangan gara-gara gue udah buat duluan terus loe gengsi gak mau bikin“. Namun lewat tulisan ini aku hendak menyampaikan bahwa aku memang sedang tidak berminat, dan kelak bila aku berminat aku akan membuatnya, tanpa harus dikomandoi .

Hal tersebut mengingatkanku kepada salah satu topik yang pernah diangkat oleh dosen filsafatku, dosen yang pernah meyakinkanku akan pentingnya ilmu filsafat, sebuah ilmu tentang penyelidikan terhadap hakikat segala sesuatu kualitas masa depan. Topik itu adalah penundaan.

Banyak di antara kita yang sadar bahwa kebiasaan melakukan penundaan adalah tindakan yang harus dihindarkan. Namun berapa banyak pula yang belum mampu untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Termasuk diriku. Setelah melakukan penundaan, kemudian sadar dan berjanji dalam hati untuk tidak melakukannya lagi di waktu yang akan datang.

Namun bila tiba waktunya, sering kali kita lupa akan janji kita sendiri dan kemudian akan menundanya lagi. Karena ini merupakan suatu kebiasaan, sulit sekali untuk merubahnya. Oleh karena kita sudah ahli dalam menunda, maka kita seharusnya bisa menggunakan keahlian kita dalam menunda untuk menunda penundaan itu sendiri.

Dosen filsafatku pernah berkata “Maka bila engkau menunda pelaksanaan dari rencana-rencanamu, sebetulnya engkau sedang menunda kedatangan kesejahteraan, kebahagiaan dan kecemerlangan yang menjadi impian-impian hatimu.

Aku jadi bertanya pada diriku sendiri, apakah aku menunda untuk membuat facebook akan menunda kedatangan kesejahteraan, kebahagiaan dan kecemerlangan untuk menjadi impian-impian hatiku? Rasanya terlalu jauh, menunda untuk yang satu ini tampaknya tidak termasuk. Begitulah menurutku. Antara facebook dan kualitas masa depan mungkin memang ada kaitannya, bagi pembuatnya, ia bisa menjadi kaya raya, tenar dan sukses. Namun bagi aku itu bukanlah suatu masalah penting untuk saat ini. Namun entahlah.

Dalam kesempatan kali ini, aku sedikit memberi saran, alangkah baiknya jika mulai sekarang kita mulai untuk tidak menunda-menunda rencana-rencana kita. Terutama rencana untuk meraih sebuah kehidupan yang sejahtera, membahagiakan dan cemerlang. Berhubungan dengan usaha untuk menghilangkan kebiasaan dalam menunda. Dan kita tidak boleh membiarkan hati kita sendiri kehilangan hormat kepada diri kita, karena kita menggemarkan diri kita menunda pelaksanaan dari sesuatu yang hasilnya penting bagi kehidupan kita. Kualitas masa depanmu sangat bergantung kepada kualitasmu hari ini

Posted in Sebuah Perjalanan | Tagged: , , | 2 Comments »