Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Aku Pulang

Posted by freddysetiawan on July 1, 2008

Akhirnya hari yang kunanti-nantikan telah tiba. Aku pulang ke kampung halaman dengan pesawat Garuda Jakarta-Banda Aceh. Wah sungguh senangnya , telah cukup lama rasanya aku tidak pulang. Meski kali ini, aku cuma pulang sejenak. Hanya 1 minggu.

Sejenak melepas kerinduan akan kampung halaman, ingatan masa kecilku menerawang lepas, seakan terulang kembali semua kejadian-kejadian dulu. Ya… rasanya ingin sekali mengulang waktu mengingat akan indahnya berpetualang, bermain sambil bercanda bersama sahabat-sahabat. Senang rasanya andaikan waktu tak lekas berlalu.

Mungkin semua hanya tinggal kenangan. Tapi semua takkan pernah terlupakan. Aku terkadang tersenyum sendiri ketika mengingat hal-hal yang lucu pada saat berjuang bersama sahabat-sahabat. Tak terasa sekarang kami sudah berpencar. Ingin sekali mengumpulkan semua teman-teman dari waktu kecil dahulu sampai waktu SMA untuk bercanda kembali bersama. Tapi apa daya semuanya hampir sibuk dengan kuliah dan kerjaannya masing-masing.

Saat tiba di rumah langsung disambut dengan senyum kegembiraan orang tua dan adik-adik . Alangkah bersyukurnya diriku dapat bertemu dengan orang tua dan adik-adik yang masih sehat wal’afiat. Ingin rasanya berlama-lama dikampung halaman. Tapi itu mustahil. Masih banyak yang harus aku kerjakan di Jakarta, ini pun hanya pulang karena acara kakakku.

Terkadang pikiranku mencoba mengingat masa-masa kecil, sedikit bernostalgia, hal-hal bodoh dan tolol yang pernah dilakukan, dan berbagai ingatan yang mulai hilang dalam ingatanku. Aku juga teringat ketika dimarahi sama orang tua. Tapi kesalahan itu membuatku sadar, menjadikan diri lebih dewasa untuk berpikir. Ternyata benar apa yang diucapkan orang tuaku. Mungkin itu akan selalu jadi pelajaran bagi diriku.

Berada di kampung halaman setiap jam hampir terasa cepat berlalu, entah kenapa sekarang aku terasa betah tinggal di kampung halaman. Berbeda dengan masa-masa dulu, pikiran selalu ingin jauh dari orang tua, ingin hidup bebas, lepas, ingin melakukan apapun tanpa terlalu penuh batasan dan kekangan, tapi sekarang justru kebalikannya, Ada sesuatu rasa yang membuatku selalu ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.

Sekarang aku bisa menikmati masakan lezat yang dulu malas aku santap, entah kenapa dulu aku tidak dapat menemukan kenikmatan itu, selalu saja ada permintaan menu lain, mungkin sekarang karena tidak pernah lagi mencicipinya. Namun tidak dapat dipungkiri, sungguh masakan ibuku adalah masakan yang paling pas dilidahku. Masakan yang paling lezat.

Aku selalu ingin berada dikampung halamanku sendiri. Mungkin ada benarnya juga pepatah mengatakan “Biarpun hujan emas di Negeri orang alangkah bahagianya meskipun hujan batu di negeri sendiri”. Hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: