Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Ngeles Yang Sempurna

Posted by freddysetiawan on July 8, 2008

Dalam hidup dibutuhkan sedikit siasat untuk menyelamatkan kita dari kehancuran apa yang telah kita bangun.
——————————–
Beberapa hari yang lalu, aku mengirimkan sms kepada seorang teman lama, seorang penghantar mesej, (aduh, jadi bahasa melayu pula nih) seorang pengirim pesan, atau aku lebih senang menyebutnya dengan istilahku, kurir, yang telah berjanji memuluskan jalan yang bakal aku lalui. Sudah beberapa bulan yang lalu perjanjian ini dilakukan, namun baru beberapa hari yang lalu itulah aku kembali menghubunginya, hal tersebut tak lain dan tak bukan karena berbagai kesibukan dan padatnya berbagai acara yang harus aku lalui.

Aku memulai…

Gimana bos? Ada perkembangan🙂

Sambil berharap-harap semoga saja ada suatu kemajuan baru dalam bisnis usaha pengembalian kekuasaan yang telah hilang ini atau ada sesuatu yang bisa membuat aku meluncur cepat bak meteor sehingga aku tidak perlu mengulang langkah-langkah yang dulu pernah aku tempuh diawal membangun perusahaan.

Perkembangan apa?? Gue lagi di opname

Oh tuhan,. Aku tidak tahu dia sedang di opname, aku tidak tahu kalau sahabat muda ini sedang sakit. Aku jadi melakukan sebuah kesalahan fatal, salah penyapaan, salah pertanyaan, sebuah kondisi dan situasi yang tidak tepat.
Seketika aku berpikir cepat, aku menemukan sebuah ngeles yang sempurna. Dengan segera aku berpura-pura tahu tentang keadaannya dan seolah-olah bermaksud menanyakan perkembangan kesehatannya. Sebuah kesempatan dalam kesempitan.

Iya tau.. Gimana perkembangan kesehatanmu? Gue kan perhatian. Hohoho🙂

Dalam hidup dibutuhkan sedikit siasat untuk menyelamatkan kita dari kehancuran apa yang telah kita bangun. Aku pun berharap semoga saja ia tidak terlalu sadar ada sebuah kejanggalan.

Oooo… Udah mendingan. tau dari mana?

Huff.. Syukurlah, ternyata ia tidak sadar. Aku pun sedikit membalikkan situasi dengan ngeles yang sempurnaku

Tau lah, apa guna banyak link? Hehe. Ya udah moga cepat sembuh

Aku jadi berpikir, mungkin aku sedikit kurang baik melakukan hal ini, bukankan selalu dinasehati, katakanlah yang jujur meskipun itu pahit, namun setidaknya aku tidak merugikan siapapun. Itu cukup menjadi landasanku kali ini.

2 Responses to “Ngeles Yang Sempurna”

  1. Wish said

    wakakakaka

    dasar emang tukang ngeles…

  2. hujandanpelangi said

    wah..gue setuju tuh.. white lie.. white lie..hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: