Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Manusia Yang Menangis

Posted by freddysetiawan on July 25, 2008

Renungkanlah
Penerbangan keranda hijau airlines bukan mengendarai pesawat, tapi memakai 4 manusia yang menjadi roda.
Bekal yang kita bawa bukan uang, atau harta, tapi amalan ibadah
Baju yang kita pakai tanpa merek, tanpa desain dan tanpa motif, hanya kain kafan putih
Paspor kita bukan IDN (Indonesia), tapi Alif Lam
Visa kita bukan 2 tahun, tapi selamanya
Yang melayani kita bukan pramugari, tapi malaikat mungkar dan nangkir
Pendaratan kita bukan di Malaysia atau Singapore, tapi tanah kuburan
Tempat tidur kita bukan Spring bed, tapi tanah liat
Marilah kita renungkan bersama-sama bila waktu itu datang. Allah tidak mengenal kata terlambat.
——————————————

Rasanya sudah cukup lama aku tidak menangis, aku terlalu lalai dengan berbagai canda dan tawa yang tidak berguna, egoku terlalu tinggi saat ini, hatiku mulai keras dan seolah kehilangan perasaan. Namun kali ini aku benar-benar ingin menangis, menumpahkan segala peluh dan kesahku, meneteskan air mata yang mulai beku, aku ingin menjadi cengeng, aku ingin mengadu dan memohon ampun pada Allah Tuhan semesta alam akan segala kesalahan dan dosa-dosa yang selalu dan setiap hari aku lakukan. Aku ingin kembali menjadi manusia yang menangis, menangis karena takut kepada Allah, kembali dekat dengan Allah, kembali dari ketersesatan dan kelalaian kehidupan dunia.

Renungkanlah
Penerbangan keranda hijau airlines bukan mengendarai pesawat, tapi memakai 4 manusia yang menjadi roda.
Bekal yang kita bawa bukan uang, atau harta, tapi amalan ibadah
Baju yang kita pakai tanpa merek, tanpa desain dan tanpa motif, hanya kain kafan putih
Paspor kita bukan IDN (Indonesia), tapi Alif Lam
Visa kita bukan 2 tahun, tapi selamanya
Yang melayani kita bukan pramugari, tapi malaikat mungkar dan nangkir
Pendaratan kita bukan di Malaysia atau Singapore, tapi tanah kuburan
Tempat tidur kita bukan Spring bed, tapi tanah liat
Marilah kita renungkan bersama-sama bila waktu itu datang. Allah tidak mengenal kata terlambat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: