Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Seribu Langkah Baru

Posted by freddysetiawan on September 14, 2008

Tiada lagi rintik hujan yang terdengar berlalu seperti mimpi
Patahan demi patahan sedu yang jadi partikelnya
Di tiap butiran hujan melerai angan
Sebegitukah serentetan sunyi yang telah tertata?
Bermakna dalam nomenklaturnya yang rahasia
Waktu bertabrakan
Ya, dan detik berhamburan
Jadi ombak yang pecah waktu kita melayari kata kata
Berlagak musisi layari instrumen kecintaan hati
Tak lagi dengan jemari
Tak lagi memberikan rasa
Yang ada kini hanya kekecewaan
Ia telah hilang pergi melepas semua rasa
Memulai seribu langkah baru
Merajut mimpi baru

…..

Langit malam menggetarkan jiwa senyap
Diantara gemerlap bintang kuhapus serpihan luka
dengan sayap-sayap awan
Kulukis kesunyian masa lalu dengan tiupan angin purba
Dengan gemetar mimpi yang kemarin hentakan guratan derita

Namun aku masih tetap ingin terbang
Untuk hinggap disisi bulan,
Membaca aksara langit menjelaskan nestapa
Untuk mengajari aku menghitung cinta yang pudar

Dan itu benar,
Bulan mengejek ku, ” dahulu pernah ada “
Seperti yang dulu

Dan kulihat
Bumi masih tertidur seraya menggigau
”Nerakamu sendiri “
Mengapa kau singgahi jurang api cinta
Jika menghanguskan perasaan melumpuhkan jiwa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: