Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Mencoba Peruntungan

Posted by freddysetiawan on September 24, 2008

Hidup bukanlah hanya hari ini dan esok, tapi ia adalah sebuah perjalanan menuju waktu yang tidak dapat kita ketahui.

———————————————–

Saat ini, aku dan sahabatku sedang mencoba peruntungan membangun sebuah hal-hal baru dan menantang dalam hidup ini, aku mulai sedikit jengah dengan kegiatan yang terlalu monoton.

Sedikit berbicara tentang membangun sesuatu, ada cerita menarik yang diberikan oleh dosenku, sebuah kisah yang biasanya dijadikan ilustrasi oleh para pelaku bisnis network marketing.

Di sebuah desa hidup dua orang yang bernama Bruno dan Titus. Bruno dan Titus mempunyai profesi yang sama, yaitu pemasok air bagi penduduk di kampungnya, tapi ada perbedaan cara dalam rangka mendistribusikan air tersebut ke penduduk.

Bruno adalah seorang dengan tubuh yang cukup kuat, dia mengambil air dari kaki gunung dengan 4 ember yang dipikul, dia bolak-balik dari kaki bukit yang jauhnya 1km, begitu seterusnya. Dalam sehari dia bisa 10 kali bolak-balik. Satu enber air dihargai Rp 5.000,-, jadi dalam sehari bruno bisa menghasilkan uang Rp 200.000,- (4×5.000×10) dan dalam 1 bulan bruno menerima Rp 6 juta. Bruno sangat senang dengan uang hasil jerih payahnya tersebut. Tetapi Bruno ingin menaikkan penghasilannya, bruno akhirnya menambah 1 lagi ember sehingga jadi 5 ember dan frekuensi pengambilan air ditambah menjadi 12 kali dalam sehari, penghasilan bruno di bulan kedua dalam menjalani profesinya adalah 5×5.000x12x30= Rp 9 juta. Bulan berganti bulan dan tahun pun berganti, kondisi fisik Bruno pun mengalami penurunan dan jatuh sakit, uang tabungan hasil jerih payahnya ludes karena Bruno tidak bisa bekerja dan akhirnya mengandalkan sumbangan tetangganya untuk berobat dan biaya hidup sehari-hari.

Lain halnya dengan Titus, di bulan pertama sampai kedua Titus membangun saluran pipa yang menyalurkan air dari kaki bukit ke rumah warga. Di bulan pertama dan kedua Titus tidak mendapat penghasilan apapun, tetapi di bulan ketiga Titus memanen hasilnya ketika saluran air penghubung sudah jadi. Titus menghemat tenaga lebih banyak dan waktu juga serta penghasilan yang diterima pun jadi berlipat. Suatu ketika Titus pun jatuh sakit, tetapi dia masih bisa berobat dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya dari pendapatan saluran air yang dibuatnya.

Sebuah analogi yang luar biasa tentang membangun aset.

Hidup bukanlah hanya hari ini dan esok, tapi ia adalah sebuah perjalanan menuju waktu yang tidak dapat kita ketahui.

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: