Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Perjalanan Pulang Yang Menyebalkan

Posted by freddysetiawan on October 9, 2008

Kembali ke jakarta, setelah liburan lebaran selama hampir sekitar 10 hari, memang terasa berat . Rasanya masih ingin berlama-lama di tanah kelahiran, menikmati liburan, melepas semua beban, masih pengen kumpul bersama keluarga dan calon keluarga (Hah?), nostalgia dan jalan-jalan bersama sahabat, rekan dan teman-teman seperjuangan yang ada dan lagi ada di Banda Aceh.

Tapi, kembali ke kampus memang tidak dapat terus dihindari, apalagi aku sudah bolos 3 hari. Perjalanan Banda Aceh – Jakarta pun harus kulalui secepatnya agar tidak tertinggal, walau hanya setetes ilmu. gayanya…

Bicara soal perjalanan pulang, aku selalu berharap agar orang yang duduk disampingku (jika orang tersebut adalah orang yang tidak aku kenal) dalam pesawat adalah seseorang yang menarik, baik dari segi fisik, tingkah maupun dialog, sehingga tidak membosankan dan menjadi perjalanan menyenangkan di udara. Namun hingga saat ini, belum pernah yang benar-benar memuaskan hatiku. Dan yang lebih buruk lagi, perjalanan kali ini menjadi perjalanan pulang yang menyebalkan. Bayangkan saja perjalanan lebih kurang 3jam di udara harus duduk di samping seorang anak sma yang bermuka sangar, songong, kumis tebal kayak om-om, tapi kemayu. Huh!

Entah kenapa aku cukup kesal dengan gaya cowok yang kemayu, gak enak banget. Meskipun secara realita dan fakta, ia juga ciptaan Tuhan dan nasibnya yang kurang beruntung membuat ia seperti itu, tetap saja ia tidak mengenakkan, baik untuk dilihat apalagi didekatnya. Tambah parah, kok gak sesuai banget sama tampangnya. Huh… Entahlah. Aku berharap setidaknya ia sadar ia tu cowok, laki-laki, berusahalah untuk menjadi laki-laki, hilangkan gaya-gaya kemayu yang tidak mengenakkan

Jadilah perjalananku ini menjadi perjalanan yang penuh dengan kekesalan dan menggerutu dalam hati. Entah dosa apa yang aku perbuat selama di Banda Aceh, sampai-sampai aku dihukum seperti ini .

Sedikit bicara tentang kembali ke ibukota negara Republik Indonesia, tidak ada yang salah untuk kembali ke jakarta, kehidupan yang begitu menyenangkan pun sedang aku jalani disini, namun kerinduan untuk segera kembali juga sangat besar. Pengen berjumpa dengan orang-orang dan seseorang yang dsana… Aku ingin pulang, lagi.

One Response to “Perjalanan Pulang Yang Menyebalkan”

  1. Nyampah.. said

    Ending’a eii..
    “Pengen berjumpa dengan orang-orang dan seseorang yang dsana… Aku ingin pulang, lagi.”

    Huakakakakakakh..
    Ntar laen x bawa oleh2 la bwt dia.

    [ni uda ga sombong ge CAI]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: