Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Kiat Memperoleh Shalat Khusuk

Posted by freddysetiawan on October 24, 2008

Kiat-Kiat Untuk Memperoleh Shalat Khusuk (Imam Ghazali)

Adakalanya seseorang bershalat, namun tidak diterima darinya setengahnya atau sepertiganya atau seperlimannya atau seperenamnya, ataupun sepersepuluhnya. Sesungguhnya shalat yang diperhitungkan bagi seseorang hanyalah sekedar yang dikerjakannya dengan sadar.

———————————————————–

Berikut ini disampaikan nasehat dari seorang ulama besar islam yang hidup pada akhir abad kesepuluh, yang berisi kiat-kiat untuk memperoleh shalat khusuk:

Pada saat mulai berdiri menghadap kiblat, yakinilah bahwa engkau kini tidak sedetikpun luput dari pandangan Allah. Karena itu berdirilah dengan sikap seolah-olah engkau berada dihadapan salah seorang raja masa kini, yaitu jika engkau belum mampu menyadari bahwa Allah melebihi raja dari sekalian raja!

Sebelum takbiratul ihram hendaknya merenung sejenak membayangkan kengerian terhadap neraka dan nikmatnya surga, serta menyadari kepada siapa kita akan bersujud. Jauhkanlah hal-hal yang meracuni perasaan. Kemudian, kuatkanlah niatmu untuk memenuhi dengan ikhlas perintah Allah akan kewajiban shalat serta bertekad akan melaksanakannya dengan sesempurna mungkin. Ingatlah sabda Rasulullah saw, “Allah swt menghadapi orang yang sedang shalat selama orang itu tidak perpaling”.

Pada waktu mengucapkan takbiratul ihram, ingatlah bahwa jika lidahmu telah mengucapkannya, maka janganlah hatimu mendustakannya. Jika dalam hatimu masih ada sesuatu yang lebih besar dan lebih berpengaruh dari Allah swt, maka Allah pasti menyaksikan bahwa engkau telah berdusta.

Pada waktu membaca doa iftitah, “wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal ardla…(kuhadapkan wajahku kepada sang pencipta langit dan bumi)…“, sadarilah bahwa yang dimaksud wajah disini adalah “wajah hati”. Periksalah hatimu, adakah ia menghadap ke arah angan-angan kepentingan duniawi, ataukah ia menghadap Allah Sang Pencipta langit dan bumi? Hati-hatilah jangan sampai awal ucapanmu dalam munajat ini dimulai dengan bohong dan dusta!

Dan bila engkau berkata “hanifan musliman…(sebagai seorang muslim yang lurus)…” , maka ingatlah sabda Nabi SAW, “Seorang muslim ialah yang kaum muslimin lainnya selalu merasa aman dari gangguan lidah dan tangannya”. Tekadkanlah bahwa engkau ingin menjadi Muslim yang baik dan sesalilah kesalahan-kesalahanmu selama ini terhadap sesama Muslim.

Dan bila engkau mengucapkan, “Wama ana minal musryrikin…(Dan tidaklah aku termasuk orang yang musyrik)…“, maka bangkitkanlah perasaan bahwa ibadah kita ikhlas, buka mengharapkan pujian dari manusia. Dan waktu mengucapkan, “wamahyaya wamamati lillah…(hidupku dan matiku untuk Allah)…“, maka tekadkanlah bahwa kehidupan didunia ini memang hanya semata-mata untuk diuji dalam mematuhi perintah-Nya dan meninggalkan larang-larangan-Nya.

Pada waktu engkau mengucapkan, “A’udzubillahi minasysyaithanirrajim…(aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)…“, maka ingatlah bahwa sekarang setan sedang bersiap-siap memalingkan hatimu dari Allah SWT agar shalatmu kacau. Karena itu pertebal kesiagaan supaya pikiran atau hati tidak melantur diperdayai setan sehingga engka tidak memahami makna yang dibaca.

Apabila engkau mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim”, pahamilah bahwa engkau sedang mengatas-namakan Allah yang Maha Penghasih lagi Maha Penyayang.

Apabila engkau mengucapkan, “Alhamdulillah..”, maka hadirkanlah dalam hatimu perasaan bersyukur atas nikmat yang telah engkau peroleh. Ingat sabda Rasulullah saw, Bahwa “janganlah kita melihat orang yang berada diatas kita, tapi lihatlah nasib orang yang berada dibawah kita“.

Pada saat mengucapkan, “ar-Rahman ar-Rahim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)“, rasakanlah segala kasih sayang-Nya yang telah engkau nikmati.

Apabila engkau mengucapkan, ”Malikiyaumididin..(Sang Pemilik Hari Pembalasan)…“, maka bangkitkanlah perasaan takzim dan rasa takut dalam hatimu, karena Dia lah yang menjadi satu-satunya penguasa pada waktu Hari Pembalasan nanti. Dia lah yang akan menentukan tempatmu di surga atau neraka.

Setelah itu, perbaruhilah keikhlasanmu ketika mengucapkan, “Iyyaka na’budu (hanya kepada-Mu kami menyembah)“.

Dan ketika mengucapkan “wa iyyaka nasta’in (dan kepada-Mu kami mohon pertolongan)“, hadirkanlah perasaan bahwa dirimu tidak mampu mencapai sesuatu pun tanpa pertolongan-Nya.

Kemudian ucapkanlah, “Ihdinasshirthal mustaqim” dengan perasaan berserah diri dan penuh harap Allah akan selalu mengaturkan jalan hidup kita pada jalan yang lurus.

Pada waktu ruku’, ikutilah dengan ketundukan hati kepada Allah dan merendahkan diri kepada-Nya.
Bila mengucapkan, “sami’allahu liman hamidah (Maha Mendengar Allah akan pujian orang yang memuji-Nya)“, maka yakinilah bahwa Allah akan memenuhi apa yang telah kita baca.

Kemudian iringi dengan perasaan syukur ketika mengucapkan, “Rabbana laklham…(Ya Tauhan kami, bagi-Mu segala puji)…”

Pada waktu sujud, rasakanlah kehinaanmu sehingga ikhlas merendahkan diri meletakkan kepalamu di tempat yang paling rendah. Hadirkanlah perasaan takzim dalam menyembah ini. Ingatlah bahwa pada waktu sujud itu, seorang hamba berada paling dekat dengan Tuhannya.

Demikianlah seterusnya, setiap lisan yang diucapkan harus selalu diikuti oleh hati dengan penuh pengertian akan maknanya. Semoga kita tidak termasuk katagori orang yang dimaksud dalam sabda Rasulullah saw, berikut : “Banyak orang yang mengerjakan shalat, sementara bagian yang didapat dari kerjanya adalah lelah dan payah

Sumber: Kumpulan kisah islami

One Response to “Kiat Memperoleh Shalat Khusuk”

  1. Rea said

    Subhanallah! Terima kasih kiat-kiatnya… semoga Shalat kita diterima Allah.. Amiin

    salam kenal juga🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: