Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Hakikat Yang Hilang

Posted by freddysetiawan on January 30, 2009

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hag) selain Aku maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku” (Thaha: 14), berdasarkan ayat tersebut maka dapat di ketahui bahwa tujuan dari ibadah shalat adalah untuk meingat Allah Swt. Selain itu, Allah juga telah menjadikan zikir sebagai penutup semua jenis ibadah, dimana jika kita telah selesai mengerjakan suatu ibadah maka tutuplah ibadah tersebut dengan berzikir kepada Allah Swt.

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu ingatlah Allah di waktu berdiri, diwaktu duduk, dan di waktu berbaring, kemudian apabila kamu telah merasa aman maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang di tentukan waktunya atas orang-orang yang beriman” (An-Nisa:103).

Kita sering mendengar dan membaca ayat-ayat tersebut dan kita mengetahui sebuah hakikat yang menyatakan bahwa tujuan dari berbagai macam ibadah adalah untuk mengingat Allah Swt. Akan tetapi, hakikat tersebut merupakan sebuah hakikat yang telah hilang dari hadapan kita, dimana setan selalu berusaha keras agar hakikat tersebut akan tetap hilang dari hadapan kita, sehingga kita akan selalu berada dalam kelalaian dan permainan dunia. Tetapi berkat karunia Allah, dan segala puji hanya milik-Nya, hakikat itu telah ditampakkan kepada kita maka mengapa kita tidak mau berzikir ?

Perumpamaan seorang yang mengingat Allahnya dengan orang yang tidak mengingat Allahnya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati” (H.R Bukhari).

Benar, berzikir kepada Allah Swt menunjukan hidup atau tidaknya hati seseorang. Oleh karena itu barang siapa yang tidak berzikir kepada Allah maka hatinya telah mati. Jika kita diberi pilihan untuk memilih pasti kita akan memilih hati yang hidup dan bahagia, tetapi ada beberapa rahasia yang perlu kita ketahui, apakah kita saat ini telah berzikir kepada Allah ?

Dengan berpegang teguh pada jawaban tersebut, kita akan menjadi teratur. Jadikanlah zikir sebagai nasehat yang diletakkan didepan mata kita. Berzikir kita kepada Allah Swt niscaya akhlak kita akan teratur. Berzikirlah kita kepada Allah Swt niscaya ibadah kita akan menjadi teratur.

Akhirnya, marilah kita mengelilingi taman zikir, menghirup udara segar didalamnya dan menikmati bunga-bunga yang ada didalamnya. Saya memohon kepada Allah agar menjadikan kita sebagai salah seorang yang ketika mendengarkan perkataan, kita akan mengikuti perkataan yang terbaik.

Sumber: Kumpulan kisah islami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: