Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Kakek Pemain Biola

Posted by freddysetiawan on February 11, 2009

Hidup idealnya seperti nada-nada biola yang dimainkan secara harmoni sehingga enak didengar dan dinikmati. Bukan satu nada monoton yang membosankan telinga. Hidup juga lebih seperti variasi warna-warni pelangi yang harmoni sehingga indah dipandang. Keterbukaan pikiran dan hati membuat kita merasa lega untuk menerima variasi hidup dan perbedaan-perbedaan di sekitar kita.

—————————————————————————–

Suatu hari ada konser musik biola yang dipentaskan di suatu kota. Ada pasangan tua kakek dan nenek penasaran dengan konser tersebut. Sang kakek dengan semangat mengajak nenek untuk nonton gelaran konser tersebut. Rupanya sang kakek dan nenek sangat menikmati konser alunan biola dari para pemain biola tersohor di konser tersebut.

Setibanya di rumah, si kakek mengutarakan niatnya bahwa ia juga ingin memainkan biola seperti layaknya pemain biola pada konser yang dilihatnya. Tak lama kemudian sebuah biola baru telah berhasil ia miliki. Dicobanya biola tersebut, digesek, dimainkan setiap waktu di depan istrinya laksana pemain tersohor yang ada di konser.

Namun lama-lama nenek dengan nada sedikit protes bicara pada sang kakek “Kek, mengapa nada biola yang kau mainkan monoton dan membosankan tidak seperti permainan konser biola yang mengalunkan variasi nada-nada sehingga terangkai sebuah lagu yang merdu?

Sang kakek menjawab dengan santainya “Karena saya telah menemukan nada yang tepat untuk dimainkan sedangkan mereka belum menemukan nada yang tepat sehingga masih harus mencoba-coba nada ..!

Cerita tersebut mungkin aneh dan kocak, tetapi tanpa kita disadari fenomena tersebut sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kita sering tanpa menyadari bahwa kita menutup diri dengan segala alasan untuk membenarkan apa yang kita perbuat dan ketika orang lain memberikan nasihat dicarilah alasan-alasan yang tampaknya dapat diterima. Hidup idealnya seperti nada-nada biola yang dimainkan secara harmoni sehingga enak didengar dan dinikmati. Bukan satu nada monoton yang membosankan telinga. Hidup juga lebih seperti variasi warna-warni pelangi yang harmoni sehingga indah dipandang. Keterbukaan pikiran dan hati membuat kita merasa lega untuk menerima variasi hidup dan perbedaan-perbedaan di sekitar kita. Kepicikan hati membuat kita tertutup akan segala gagasan selain dari dirinya sendiri.

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

One Response to “Kakek Pemain Biola”

  1. dedi bule said

    sudah hampir satu bulan saya belajar bermain biola namun alhasil sampai dedik ini saya tak kunjung bisa tuk memainkanya buat siapapun anda kjika anda mempunyai teknik bermain biola kirim saran ke email saya
    sekian dan terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: