Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Gema Dan Cermin

Posted by freddysetiawan on April 22, 2009

Hidup memantulkan kembali setiap ucapan ataupun perbuatanmu, jika engkau menginginkan cinta, maka berikanlah banyak cinta dari hatimu. Hidupmu adalah pantulan dirimu. Kalau kita curiga, marah, maka hidup akan penuh kecurigaan, kemarahan, dan kita tidak mendapat apa-apa kecuali curiga, marah, takut setiap saat. Tapi jika kita berlaku ramah, mau berbagi, maka hidup akan terasa indah dan menyenangkan.

GEMA

Seorang anak berjalan-jalan bersama ayahnya di pegunungan. Mereka menikmati pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Tiba-tiba sang anak tergelincir jatuh dan berteriak, “aaaahhhhhh. …!!!!

Anak itu terkejut karena tiba-tiba sebuah suara dari pegunungan juga berteriak, “aaaaaaahhhhh. …….!!!!!!!

Karena penasaran, sang anak berteriak lagi “siapa kamu ???

Suara dari pegunungan itu pun mengikuti “siapaaa kamuuu…????

Sang anak kesal dan berteriak “kalau berani, jangan sembunyi, keluar!!!!!!!

Dan suara itu kembali menjawab “kalau berani, jangan sembunyi, Keluar!!!!!!!!

Sang anak menjadi kesal dan marah, ia menghampiri ayahnya dan mengajak pulang saja.

Ayahnya tersenyum dan berkata, “lihatlah nak“, lalu sang ayah berseru kearah pegunungan, “aku mencintaimu

Suara itu menjawab “akuuu mencintaimuuuu

Sang anak terheran-heran, menatap ayahnya meminta penjelasan.

Ayahnya berkata “anakku, orang-orang menyebut ini adalah GEMA, tetapi sebenarnya ini adalah HIDUP. Ya hidup memantulkan kembali setiap ucapan ataupun perbuatanmu, jika engkau menginginkan cinta, maka berikanlah banyak cinta dari hatimu. Hidupmu adalah pantulan dirimu.

CERMIN

Seekor kera mencari makanan, ia masuk kesebuah rumah di tepi hutan. Ia mengintai dari jendela, dilihatnya ada sekeranjang buah di dalam rumah, ia pun segera masuk berjalan kearah keranjang buah dan melewati sebuah cermin, ia menoleh kearah cermin dan terkejut, “wah… ada seekor kera lain disitu“, ia pun berpikir “jangan-jangan kera lain itu mau merebut makanannya?

Ia marah, menyeringai memperlihatkan gigi-gigi runcingnya tapi kera lain itupun marah nampaknya, ia juga menyeringai dan gigi-giginya juga tak kalah runcingnya, kera ini menjadi takut dan segera berlari keluar.

Tak lama kamudian seekor kera kecil mendatangi rumah yang sama, ia juga masuk lewat jendela, karena melihat ada sekeranjang buah-buahan di dalam rumah, ia pun masuk, disana ia juga melewati cermin yang sama tapi kera kecil ini tersenyum ia berpikir “eh, ada teman rupanya, bolehlah kita bersama-sama menikmati buah-buahan ini” maka ia pun mengajak ‘temannya’ itu mengambil buah.

Begitulah hidup kalau kita curiga, marah, maka hidup akan penuh kecurigaan, kemarahan, dan kita tidak mendapat apa-apa kecuali curiga, marah, takut setiap saat; Tapi jika kita berlaku ramah, mau berbagi, maka hidup akan terasa indah dan menyenangkan.

Sumber: Kumpulan kisah motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: