Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Kejujuran Yang Ternoda

Posted by freddysetiawan on May 3, 2009

Ada sebuah kisah menarik yang aku pilih menjadi postinganku kali ini,  aku memilih karena sebuah status “Dimata orang yang kupercaya, ternyata aku orang yang gak bisa dipercaya” di facebook. Saat ini, begitu mahalnya sebuah kejujuran.

Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia pun membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar matahari senja yang romantis. Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 10 juta rupiah. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.

Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain! Apalagi saat ini, sangat sulit menemukan orang seperti itu.

Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya. “Kekasihku sedang menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku.” Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.

Aku tidak mengerti” kata pemilik restoran. “Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?“.

Itulah masalahnya,” kata si pemuda. “Istriku ada di rumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasih gelapku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini.

Kisah tersebut seolah menunjukkan bahwa betapa begitu langkanya kejujuran dalam kehidupan kita saat ini, tidak heran nilainya menjadi begitu mahalnya, tidak heran kalau kita sulit menemukannya di sembarang tempat, tidak heran pula bila tidak semua orang memilikinya. Apabila kita telah memiliki kejujuran, sudah sepantasnya kita pertahankan bahkan kita perlu tingkatkan. Janganlah kita mudah terjebak bujuk rayu bisikan setan untuk membuangnya.

3 Responses to “Kejujuran Yang Ternoda”

  1. na na said

    eh sebagai orang yg cukup menghargai kejujujuran (sekaligus tersinggung karena status fesbuk saya diungkit2 dengan tidak pentingnya), just wanna said yaa

    Kejujuran itu tidak selalu baik. sebagaimana tidak semua kebohongan itu buruk…🙂

  2. masalahnya org2 jujur kerap menjadi aneh dimata orang lain shg tanpa disadari ia pun meninggalkan kejujurannya untuk menjadi seorang yang mencoba realistis dalam kehidupan…

  3. […] on World’s First Flying Hot…freddysetiawan on Cinta Laki-laki Biasatengkuputeh on Kejujuran Yang TernodaHow I Lost Thirty Po… on The Ant and the Contact L…heartburn diet on Stressed? […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: