Freddy Setiawan’s Journey

Hanya Sebuah Goresan

Archive for August, 2009

Beda Stres Pria dan Wanita

Posted by freddysetiawan on August 31, 2009

Stres bisa menimpa siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun pria dan wanita memiliki faktor penyebab stres yang berbeda. Siapa yang lebih banyak stres, pria atau wanita? Dan siapa yang lebih gemuk setelah stres, pria atau wanita?

Sebuah studi melaporkan bahwa kebanyakan wanita akan stres ketika bermasalah dengan keuangannya, hubungan pribadi dan sosial, keluarga serta tekanan pekerjaan.

Berbeda dengan wanita, pria lebih banyak stres dan bertambah berat badannya karena dua faktor yang keduanya bermula dari masalah pekerjaan, yaitu ketika mereka tidak bisa membuat suatu keputusan dan karena tidak bisa belajar suatu keahlian baru.

Dari sisi pertambahan berat badan, wanita dan pria memiliki perbedaan yang jauh ketika dihadapkan pada situasi stres. Peneliti menemukan bahwa wanita akan bertambah berat badannya dibanding pria.

Studi yang dilakukan oleh Harvard’s School of Public Health dan dipublikasikan dalam The American Journal of Epidemiology melibatkan 1.355 pria dan wanita di Amerika Serikat dan dilakukan selama kurang lebih 9 tahun.

Dugaan para peneliti, wanita lebih banyak mengonsumsi makanan atau ngemil dan juga menyendiri serta menangis jika sedang stres sehingga pola makannya menjadi tidak teratur.

Sedangkan pria lebih banyak menghabiskan diri dengan teman-temannya atau bermain musik jika sedang stres, meskipun ada juga yang lari pada makanan seperti yang dilakukan para wanita.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Sekilas Info, Tips dan Trik | Tagged: , , | 1 Comment »

Kenangan di Pesta Perpisahan

Posted by freddysetiawan on August 30, 2009

Kenangan di Pesta Perpisahan (By: Prince of Heaven)

Kalau tiada angin mengusap
Tiada pula awan menguak
Terlihat pantai indah berkabut
Tempat ombak pecah mendaki

Zaman silam, berlalu, dalam renungan
Pedih merasuk ke ruang sum-sum
Kini menjelma, dihadapan
Pesta yang mengandung racun kesedihan
Dengan lagu mendayu yang didendangkan
Kian mengabut jauh lapang

Semuanya hampa
Tidakkah pernah terkenang bagimu
Pada waktu yang kau lalui
Atau segala yang kau ketahi
Ini semua adalah kenangan kita semua, bersama

Adakah kini
Tampaknya semua tak sadar
Di waktu ke depan, tempat sekitar ini
Akan menjadi pandangan belaka
Hampa tanpa semua disisi

Benar tidaknya telah terasa
Layaknya orang gemetar ketakutan
Sekali terbangun, sekali terkejut
Dalam bayangan lain dunia

Dan kelak, jika terpudar
Segala musim di tempat sekitar
Bagaikan terbenam di telan zaman
Tinggal bekas dalam kenangan
Kenangan kita semua

17 Agustus 2005
Album Untuk Perpisahan Tak Terelakkan

Lihat Juga Album Untuk Perpisahan Tak Terelakkan lainnya

Pantai Kehidupanku
Manusia Bodoh
Sepi Tanpamu
Kenangan di Pesta Perpisahan
Bersama Dalam Perahu
Peninggalan Cinta Kita
Lebih Cepat Dari Kilatan Cahaya
Cinta Kita Dari Aku Untuk Kau Dan Dia

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , , | Leave a Comment »

Aku Seorang Penulis

Posted by freddysetiawan on August 29, 2009

Tulisan ini hanya akan di publish dalam waktu 10 jam, karena tulisan ini akan dimasukkan ke dalam buku kumpulan cerpen milikku. Selamat menikmati….

————————————————–

Aku suka menulis. Aku ingin menjadi seorang penulis.
Melalui tulisan, aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku.
Menulis telah menjadi hobiku sejak pertama kali aku bisa menulis dan membaca, saking cintanya pada menulis, aku suka mencoret-coret dinding kamar rumahku.

Seiring dengan waktu, aku selalu menyempatkan diri menulis sesuatu setiap hari, biarpun sedikit, entah menulis ulang sebuah kisah menarik seseorang, menuliskan kegundahan hatiku, menuliskan cerita yang tiba-tiba muncul dalam imajinasiku ataupun menuliskan sebuah dongeng yang terinspirasi dari hal-hal yang aku lihat dari sekitarku.

Dari dulu, banyak teman-teman, guru bahkan orang-orang yang bertanya,
“Fred, apa cita-cita kamu?”
“Penulis”
Penulis. Ya aku ingin menjadi penulis, karena melalui tulisan aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku. Tapi semua orang seolah ragu dengan pekerjaan penulis, masa depan tidak cerah, itu alasannya. Tapi aku bersikukuh untuk tetap menjadi seorang penulis. Karena aku suka menulis.

***

Aku suka menulis. Aku ingin menjadi seorang penulis.
Melalui tulisan, aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku.
Semua tulisan-tulisanku aku tuliskan di sebuah buku, tanpa kecuali, hanya di sebuah buku tulis biasa, buku yang aku beli dari hasil uang yang aku sisihkan dari uang jajanku yang seadanya.

Hari berganti hari, tulisan demi tulisan aku tuliskan ke dalam buku itu. Entah sudah berapa kali aku mengganti buku karena buku-buku sebelumnya telah penuh.  Tapi buku-buku sebelumnya masih tersimpan dengan baik.
“Mungkin suatu saat ini bisa dinilai sebagai sebuah karya besar”
Itulah yang selalu aku impikan dan aku harapkan, meskipun aku sadar itu hanya mimpi.

Sering pula aku meminta teman-temanku untuk membaca tulisan-tulisanku dan meminta mereka untuk memberikan sedikit komentar terhadap tulisanku, berharap mendapat ungkapan rasa puas, kritik yang bisa membuat aku dapat menulis lebih baik lagi esok dan saran-saran yang dapat menjadikan tulisan-tulisanku menjadi lebih hidup serta bermakna.

***

Aku suka menulis. Aku ingin menjadi seorang penulis.
Melalui tulisan, aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku.
Menulis kelihatannya hanyalah sebuah hal mudah, menulis sesuatu di atas secarik kertas kemudian tinggal mencorat-coret dengan kata-kata yang terpikirkan. Tapi sebenarnya menulis tidak hanya sekedar menuangkan pikiran, tidak hanya mencetuskan gagasan, tidak hanya menyampaikan perasaan, sedikit poles sana, poles sini. Menulis itu seperti sebuah kehidupan, membentuk serangkaian cerita yang saling berjalinan, berkaitan dan bertautan, bukan sebuah kumpulan teori dan sekedar konsep.

Sebagai orang yang bercita-cita untuk menjadi penulis, aku memiliki kesabaran dan waktu sebanyak yang aku perlukan. Mulai dari mencari ide dan inspirasi. Menulis dan memilih dengan kata-kata yang paling sesuai dengan kegundahan hati, dan memastikan semuanya tampak indah dan sempurna, tak peduli berapa lama jadinya, ya meskipun tidak ada di dunia ini yang sempurna, tapi sebuah perasaan puas di hati apabila semua tampak sesuai dengan harapan. Akhirnya aku menyelesaikan tulisan yang coba aku bagi dan membaca berulang-ulang kali untuk mengagumi hasil karyaku.

***

Aku suka menulis. Aku ingin menjadi seorang penulis.
Melalui tulisan, aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku.
Pernah suatu ketika aku menuliskan sesuatu, tapi entah kenapa, aku begitu tidak percaya diri dengan tulisanku. Selama ini, hampir semua tulisan-tulisanku cukup memuaskanku meskipun tidak bagus-bagus amat. Tapi tulisan yang satu ini sangat tidak sesuai harapanku. Ia terlihat jelek sekali. Seolah dengan cuma satu tulisan itu, merusak keseluruhan tulisan-tulisan di bukuku.

Aku mencoba membaca berulang-ulang, berharap mungkin aku bisa berubah pikiran dan menganggap itu sebagai tulisan yang bagus. Tapi, semakin aku baca, yang ada hanyalah perasaan semakin kecewa. Ingin rasanya merobek buku itu, membakarnya sekalian atau paling tidak merobek lembaran yang aku anggap mengecewakan. Aku merasa telah membuat sebuah tulisan yang sangat jelek dan gagal, perasaanku begitu gundah gulana. Tapi salah seorang sahabatku dengan bijak berkata, “Biarkan saja tulisan itu seperti itu dan perhatikan apa yang akan terjadi.”

Ketika aku meminta teman-temanku untuk membaca tulisan-tulisanku, aku selalu berusaha menghindarkan mereka untuk membaca tulisan itu. Aku tak suka jika ada orang yang membacanya. Aku tak sanggup mendengar komentar bahwa tulisan itu begitu jelek. Lalu suatu ketika, kira-kira satu bulan setelah itu, aku lupa untuk menghindarkan mereka untuk membaca tulisan itu, dan ia pun membacanya.
“Ini tulisan yang bagus” komentarnya dengan santai.
“Lho” aku merespon dengan terkejut, “kamu gak bawa kacamata ya? Kamu cuma mau menghibur aku atau mau nyindir aku? Tidakkah kamu lihat tulisan ini sangat jelek?”

Apa yang diucapkannya selanjutnya telah mengubah keseluruhan pandanganku terhadap tulisan itu, berkenaan dengan diriku sendiri dan banyak aspek lainnya dalam kehidupan. Ia berkata, “ya, aku bisa melihat dan menyadari kalau ini adalah sebuah tulisan yang jelek, namun aku juga bisa melihat banyak tulisan-tulisan bagus yang kamu buat dan kamu tulis di buku ini”

Aku tertegun. Untuk pertama kalinya dalam waktu satu bulan, aku mampu melihat dengan lebih baik tulisan-tulisanku yang lain selain tulisan jelek itu. Di halaman depan, di halaman tengah, di halaman sebelumnya dan di halaman sesudah dari halaman tulisan jelek itu adalah tulisan-tulisan yang bagus, bukan tulisan yang sempurna, tapi tulisan yang indah dan menarik. Selama ini mataku hanya terpusat pada tulisan jelek yang pernah aku buat, aku terbutakan oleh hal-hal lainnya. Itulah sebabnya aku tak tahan melihat tulisan itu, atau tak ingin orang lain membacanya. Itulah sebabnya aku pernah ingin merobeknya.

Sekarang aku dapat melihat dengan lebih baik tulisan-tulisan yang bagus, tulisan jelek itu pun tidak tampak terlalu jelek lagi. Buku itu pun menjadi sebuah buku yang semakin indah, penuh warna dan ragam. Sekarang, aku sudah lupa persisnya dimana tulisan jelek itu, entah dibuku yang mana, di halaman berapa. Aku benar-benar tak dapat melihat kejelekan itu lagi.

***

Aku suka menulis. Aku ingin menjadi seorang penulis.
Melalui tulisan, aku menuangkan segala kegelisahan dan kegundahan hatiku.
Meskipun akhirnya bukan ini yang aku pilih untuk menjadi jalan hidupku, menulis hanya menjadi hobi dan  kegiatan di waktu senggang. Tapi melalui tulisanlah aku menyampaikan kegundahan hatiku pada dunia.

Kita sering melihat, berapa banyak orang berhubungan dan menjalin kasih yang berakhir karena yang mereka lihat dari pasangannya hanyalah sebuah “tulisan jelek”. Berapa banyak orang yang menjadi depresi, putus asa, kecewa, karena yang dilihat dalam dirinya hanyalah sebuah “tulisan jelek”. Pada kenyataannya, ada banyak, jauh lebih banyak “tulisan-tulisan yang bagus” dalam diri kita. Malahan, setiap kali melihatnya, kita hanya terfokus pada kesalahan yang kita buat. Semua yang kita lihat hanya pada kesalahan, dan kita mengira yang ada hanyalah kekeliruan semata.

Kita semua memiliki “tulisan jelek” dalam diri kita, namun “tulisan bagus” didalam diri kita lebih banyak daripada “tulisan jelek” . Begitu kita menyadarinya, melihatnya dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita, semuanya tidak akan tampak begitu buruk lagi. Bukan hanya kita bisa berdamai dengan diri sendiri, termasuk dengan kesalahan-kesalahan kita.

Freddy Setiawan
29 Agustus 2009

Posted in Sebuah Perjalanan | 2 Comments »

Cara Membuat Anak Pintar

Posted by freddysetiawan on August 29, 2009

Kepintaran seorang bisa dibilang sebuah anugerah yang diberikan kepada anak tersebut. Tapi ternyata faktor yang mempengaruhi kepintaran seorang anak juga ditentukan oleh lingkungannya.

Ada banyak hal yang bisa membuat anak menjadi lebih pintar, tentunya selain dengan belajar di sekolah. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat anak menjadi lebih pintar:

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur, teka-teki silang dan sudoku selain menyenangkan juga mendukung strategi berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan yang kompleks.

2. Bermain musik
Bermain musik selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak kanan. Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya pelajaran musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak dan performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk bermain musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.

Read the rest of this entry »

Posted in Sekilas Info | Tagged: , | Leave a Comment »

Ganjaran untuk Orang yang Berpuasa

Posted by freddysetiawan on August 28, 2009

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.’” (HR. Muslim no. 1151)

Dalam riwayat lain dikatakan,

قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى

“Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku.’” (HR. Bukhari no. 1904)

Dalam riwayat Ahmad dikatakan,

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلُّ الْعَمَلِ كَفَّارَةٌ إِلاَّ الصَّوْمَ وَالصَّوْمُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ

“Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya), ‘Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. Amalan  puasa adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.’” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)

Pahala yang Tak Terhingga di Balik Puasa

Dari riwayat pertama, dikatakan bahwa setiap amalan akan dilipatgandakan sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kebaikan yang semisal. Kemudian dikecualikan amalan puasa. Amalan puasa tidaklah dilipatgandakan seperti tadi. Amalan puasa tidak dibatasi lipatan pahalanya. Oleh karena itu, amalan puasa akan dilipatgandakan oleh Allah hingga berlipat-lipat tanpa ada batasan bilangan.

Read the rest of this entry »

Posted in Kajian Islam | Tagged: , , | 1 Comment »

Different From Others

Posted by freddysetiawan on August 27, 2009

Read the rest of this entry »

Posted in Mencoba Tertawa | Tagged: | Leave a Comment »

Penghormatan dan Kecintaan Kepada Ibu Dari Anak-Anak

Posted by freddysetiawan on August 26, 2009

Apakah perasaan kita saat melihat seorang anak yang berlaku tidak menghormati ibundanya?
Apakah kita bisa santai membiarkan orang lain berlaku tidak baik kepada ibunda kita yang tercinta?
Bila yang sudah punya anak, apakah kita ingin anak-anak kita memuliakan ibunda mereka seperti kita memuliakan ibunda kita, yang adalah nenek mereka?

Lalu, cobalah untuk lebih peka,

Apakah perasaan kita kepada orang yang memperlakukan ibunda kita dengan penuh hormat dan penuh kasih sayang?
Bila yang sudah punya anak, apakah perasaan anak-anak kita kepada orang yang memperlakukan ibunda mereka dengan penuh hormat dan penuh kasih sayang?

Maka,
Bahagiakanlah anak-anak, dengan memperlakukan ibunda mereka dengan penuh hormat dan penuh kasih sayang,
Karena,
Hadiah terbaik bagi anak-anak adalah mencintai ibu mereka.

Read the rest of this entry »

Posted in Motivasi dan Inspirasi | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Ketika Hati Membeku

Posted by freddysetiawan on August 25, 2009

Angin tak pernah bertiup seperti ini. Dingin hingga menusuk tulang. Beku. Angin yang mengembuskan nuansa kepedihan. Seperti sayatan yang mengiris hatiku. Kecewa, pilu, sedih, semuanya bercampur menjadi satu.

Aku merapatkan kancing jaket. Menaikkan kerahnya ke atas untuk menutupi leher. Dan saling mendekapkan kedua lenganku. Tapi ternyata tetap tak mampu mengusir dingin yang menusuk sum-sum.

Bukan. Bukan angin yang membuatku menggigil. Tapi luka di hatiku. Luka karena dikhianati kekasihku. Gadis yang telah melambungkanku ke angkasa cinta tak bertepi. Sekaligus menenggelamkanku ke samudra kesedihan yang tak terbatas.

Aku memang lemah. Tak berdaya menghadapi kenyataaan. Aku masih saja meratapi keadaan yang sudah terjadi dan tak dapat aku kembalikan. Tapi semua itu karena karena gadis itu adalah gadis yang paling aku cintai, gadis yang telah aku pilih di antara gadis-gadis cantik yang telah datang dan mengetuk pintu hatiku. I had chosen my life with her.

Entah sudah berapa jam aku duduk tepekur di taman ini. Sunyi. Seorang diri. Duduk di salah satu bangku kayu di Taman Ganesha, di jantung kota Bandung. Meski orang lalu lalang melintasi taman ini, bahkan banyak bangku yang lain pun terisi, aku seperti terkucil dalam kesenyapan. Begitu sendirian. Kesepian.

Aku menengadah menatap langit tembaga. Senja kemilau. Matahari bersembunyi di balik awan. Hanya pendar cahayanya yang mewarnai gugusan awan jingga keemasan.

Indah sekali. Maha Kuasa Allah. CiptaanNya sungguh memukau. Tapi itu semua seolah terasa hampa, bagi orang yang sedang patah hati seperti aku. Masa kali ini adalah yang paling muram dalam hidupku.

Daun-daun berguguran satu-satu. Jatuh berhamburan dari pohon-pohon yang mengering. Seperti harapanku yang luruh tak bersisa. Angin bukan hanya merontokkan kelopak layu. Tapi juga membawa pergi seluruh cintaku.

***

Bersambung… Masih dalam proses penulisan

Hei…Hei… Ini bukan kisah nyata, ini hanya sebuah ungkapan perasaan yang coba disampaikan dalam bentuk kisah fiksi dalam cerpen terbaru aku

Posted in Aceh Lon Sayang | 1 Comment »

10 Ways to Be Liked in Your Job Interview

Posted by freddysetiawan on August 25, 2009

No matter your resume and talents, if you mess up a job interview you won’t get that position. In today’s tough economy you need every possible edge. As authors of the new book, “I Hate People! Kick Loose from the Overbearing and Underhanded Jerks at Work and Get What you Want Out of Your Job,” we see it as a simple equation: You want to be liked — not hated.

Here are 10 simple things to do that will dramatically increase your chances: from wearing the right expression, to knowing what not to say, to never ever breaking a sweat.

1. Don’t be a “smiley face.”

Excessive smiling in a job interview is seen for what it is — nervousness and a lack of confidence. A smiley-face person exudes phoniness, which will quickly be picked up by the interviewer. Instead be thoughtful and pleasant. Smile when there’s something to smile about. Do a practice run in front of a mirror or friend.

2. Don’t be a small-talker.

Your job is to be knowledgeable about the company for which you’re interviewing. Random facts about last night’s episode of “Dancing with the Stars” or your favorite blog will not get you the job. Never feel you have to fill an interview with small talk. Find ways to talk about serious subjects related to the industry or company. Pockets of silence are better than padding an interview with random babble.

Read the rest of this entry »

Posted in English Day, Tips dan Trik | Tagged: , | Leave a Comment »

Kenapa Jangan Bercanda Dengan Kata “Autis Lo!!”

Posted by freddysetiawan on August 24, 2009

Tulisan ini aku dapat dari sebuah milis

Kenapa sih gak boleh bercanda pakai kata “autis lo” ?
(PLEASE READ & FORWARD, this is very IMPORTANT for those of you who has few knowledge about Autism)

Siang itu aku sibuk membaca buku resep makanan khusus untuk anak autistik. Ya, Anakku memang tidak bisa makan sembarang makanan. Salah-salah… anakku bisa berputar-putar seperti gasing jika ada zat dalam makananya yang tidak cocok untuk dikonsumsi oleh anakku.

Ditangan sebelah kiri, ada buku Food diary anakku… yang aku tulis sejak pertama kali dia kuperkenalkan pada makanan padat… berisi apa saja yang dia cocok untuk tubuhnya,…  reaksi alergynya dan mana saja makanan yang tidak cocok dan menyebabkan dia overwhelmed. Kebayang gak?…

Diusia 4 bulan misalnya, kuberikan jeruk bayi pada anakku,… Eh, gak lama kemudian dia muntah dan seluruh tubuhnya seperti dipenuhi… ULAT BULU… hiiii…

Pernah aku beri dia tomat. Tapi kemudian, berhari-hari dia diare dan uring-uringan. Kuberi dia susu instant,… anakku malah jingkrak2, Mengepak-ngepakkan tangannya, persis seperti orang gila!!! Dia berputar-putar tanpa merasa lelah,… dan kemudian mengamuk ketika tidak mengerti bagaimana cara mengendalikan tubuhnya yang tidak mau diam.

Ahhh, sudahlah… life must go on anyway.  Kulirik sekali lagi food diarynya… hmm, hari ini aku harus mencoba memberinya 5ml putih telur tanpa kuningnya, karena 7 hari yg lalu, dia sudah sedikit kebal ketika kukenalkan pada telur ayam ini.

Baru saja hendak memasak, tiba2 kudengar jeritannya… Kucari anakku, tapi tidak kutemukan.

Aku keruang setrika… dan disana kutemukan anakku sedang nangkring diatas lemari, dengan setrika panas yang baru saja dicabut oleh BS-nya karena kupanggil untuk membantuku memasak. Setrika panas ini masih nempel diatas punggung tangan kirinya.!!!

Read the rest of this entry »

Posted in Hanya Sebatas Coretan | Tagged: , | Leave a Comment »